suplemenGKI.com

Bacaan : Mazmur 34 : 9 – 11

Tema : Mengecap dan mengenal Kebaikan Tuhan

PENGANTAR
Dalam kehidupan kekristenan, kita selalu diajarkan bahwa Tuhan itu baik dan sungguh amat baik. Namun yang menjadi pertanyaan adalah, pernahkah kita berada dalam satu kondisi di dalam hidup kita, mengalami kebaikan Tuhan, sehingga kita bisa dengan sungguh-sungguh berkata, “Ya Tuhan, memang Engkau sungguh sangat baik bagiku”. Untuk mengalami maka kita harus dengan sungguh-sungguh dalam mengiring Tuhan.

PEMAHAMAN.

  1. Bagaimana pemazmur merasakan kebaikan Tuhan ? ( 9 ) apakah itu juga untuk kita ?
  2. Mengapa pemazmur mengajak umat percaya untuk mengecap kebaikan Tuhan ? ( 9-11 )

Pemazmur mengatakan, agar kita mengecap dan melihat kebaikan Tuhan. Mengecap dan melihat merupakan kegiatan yang menggunakan indera kita. Bahkan bisa juga ditambahkan dengan kata mendengar dan merasakan kebaikan Tuhan. Contoh sederhana dalam kehidupan sehari-hari, pernahkah ketika kita bangun tidur kemudian mengucap syukur ? karena kita diberi hidup hari ini, bisa merasakan hangatnya sinar matahari, bisa menghirup udara segar, bisa melihat istri/suami dan anak yang ada disamping kita ? bukankah itu semua adalah kebaikan Tuhan ? dengan belajar bersyukur maka kita dapat mengecap dan melihat kebaikan Tuhan secara nyata.

Ketika kita percaya kepada Tuhan maka kitapun mau tidak mau mengandalkan Tuhan dalam segala hal. Tuhan sendiri tidak pernah menjanjikan jalan yang selalu mulus dan lancar. Tuhan juga tidak menjanjikan bahwa kita tidak akan memiliki musuh. Tetapi janji Tuhan adalah menyertai kita. Pemazmur mengungkapkan bahwa kebaikan Tuhan tidak hanya dapat kita rasakan melalui perlindungan-Nya tetapi juga berkat-Nya yang diberikan kepada kita. Pemazmur mengatakan, bahwa tidak berkekurangan orang yang takut akan Tuhan ( 10b ). Ada dua kunci utama untuk mendapatkan berkat Tuhan. Pertama : Takut akan Tuhan ( 10a ). Takut akan Tuhan berarti memiliki sikap hormat dan melakukan apa yang Tuhan kehendaki. Kedua : Mencari Tuhan ( 11 ). Mencari Tuhan bukan berarti Tuhan itu bersembunyi sehingga harus dicari, tetapi memiliki kerinduan untuk bertemu dengan Tuhan, termasuk bersekutu. Yang pasti bahwa kebaikan Tuhan selalu nyata dalam kehidupan umat percaya.

REFLEKSI
Marilah kita mengambil waktu hening sejenak, “Sudahkah anda mengecap dan melihat kebaikan Tuhan”.

TEKADKU
Ya Tuhan, ampunilah saya karena kurang bersyukur atas semua kebaikan Tuhan.

TINDAKANKU
Mulai hari ini saya akan belajar bersyukur untuk semua kebaikan Tuhan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«