suplemenGKI.com

KASIH BAGI SEMUA

Mazmur 67

 

PENGANTAR
Durasi hujan di awal musim yang lalu memang agak panjang, meskipun tidak terlalu deras.  Suatu ketika kami mendapati tembok kamar di rumah, terlihat basah dan merata di satu sisi. Akhirnya kami meminta tolong tukang untuk memeriksa talang di atas kamar.  Benar dugaan kami, saluran air yang harusnya lancar, malah tertutup banyak daun dan sampah lainnya.  Akibatnya, talang tidak cukup menampung air sehingga meluber ke plafon kamar dan meninggalkan tanda air yang tidak bisa hilang di tembok.  Kehidupan orang percaya dalam relasi dengan sesama dapat diibaratkan seperti saluran air.  Lancar atau tidak, yang pasti kehidupan orang percaya akan mempengaruhi kehidupan sekitarnya.  Jadi mana yang Allah kehendaki?  Mari kita merenungkan!

PEMAHAMAN

  • Apa yang pemazmur yakini sebagai tindakan Allah kepada umat-Nya? (ayat 2, 7-8)
  • Apa yang pemazmur yakini sebagai respons manusia kepada Allah? (ayat 3-6)
  • Kehidupan seperti apa yang mestinya memancar dalam hidup saudara?

Mazmur 67 merupakan salah satu bentuk pujian yang digunakan dalam peribadahan Israel.  Pujian itu ditujukan untuk membangun harapan akan Tuhan yang tidak pernah meninggalkan perbuatan tangan-Nya dalam  kehidupan Israel.  Kata kunci yang berulang dipakai, “kiranya…..” (ay. 2, 4, 5, dan 6) hendak menegaskan keyakinan teguh umat Tuhan kepada pemeliharaan-Nya.  Kebenaran ini ditegaskan ulang sebagai penutup pujian, “Allah memberkati kita, kiranya segala ujung bumi takut akan Dia!” (ayat 8).  Yang menarik, pengakuan akan pemeliharaan Tuhan juga berlanjut pada dua hal:  pertama pengenalan akan Tuhan, Sang Sumber keselamatan itu membawa Israel menyadari bahwa kasih-Nya juga berlaku bagi bangsa-bangsa lain yang belum percaya.  Kebenaran pertama ini menegaskan hakekat panggilan Tuhan bagi Israel agar menjadi berkat.

Bangsa pilihan bukan dimaksudkan untuk menomorsatukan, melainkan menegaskan tindakan Allah yang menyiapkan Israel agar mampu memahami rencana Allah bagi banyak bangsa melalui mereka.  Bukan eksklusif tapi menjadi bagian atau berada di tengah banyak bangsa yang membutuhkan keselamatan.  Melalui kehidupan Israel, maka “jalan-Mu dikenal di bumi dan keselamatan-Mu di antara segala bangsa” (ay. 3).  Kedua, pengenalan akan Allah dan karya-Nya juga membawa bangsa lain turut mengenal kebesaran dan keadilan Allah Israel.  Mazmur ini menjelaskan pengalaman spiritualitas Israel sebagai bangsa yang dikasihi, diberkati dan disinari wajah Allah (ay.2, 3), sehingga menjadikan bangsa-bangsa lain turut dalam ucapan syukur, seperti ditegaskan dalam ayat 4, 5 “bersukacita dan bersorak-sorai” atas perbuatan Allah yang adil.

Kebenaran yang sama juga berlaku bagi orang percaya masa kini.  Keselamatan sebagai anugerah Allah tidak dimaksudkan bagi diri sendiri.  Kepastian keselamatan melalui Yesus Kristus harusnya mendorong orang-orang percaya memberitakan dan mempraktikkan keselamatan sebagai jalan yang membimbing mereka yang belum percaya, mengenal siapa Yesus.  Keteladanan hidup orang percaya menjadi jalan yang membuka pintu anugerah bagi mereka yang belum percaya untuk turut bersyukur atas tindakan Allah dalam kehidupan.  Ibarat saluran air yang tidak buntu, demikianlah kehidupan orang percaya bagi sesamanya dan kehidupan. Apapun tantangannya, mari menyatakan kasih bagi semua orang.

REFLEKSI
Mari merenungkan: keteladanan hidup orang-orang percaya menjadi pintu anugerah bagi mereka yang belum mengenal keselamatan di dalam Yesus Kristus.  Mari terus menyatakan kasih bagi sesama. 

TEKADKU
Tuhan terimakasih sudah mengingatkan melalui firman-Mu hari ini. Tolonglah agar kami mampu mengerjakan keselamatan melalui hidup dan karyaku sehingga orang lain pun turut bersyukur atas kebaikan-Mu. 

TINDAKANKU
TUHAN aku mau menjaga perkataan dan perilakuku agar kebaikan Tuhan dialami sesamaku dengan hidup yang penuh syukur.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«