suplemenGKI.com

Selasa, 13 Juni 2017

12/06/2017

Keluaran 19:9-13

 

Dahsyatnya Kekudusan Allah

Pengantar:
Seorang pejabat penting ketika melakukan kunjungan kerja ke suatu daerah, ia akan dikawal oleh pasukan pengawal khusus. Mengapa ketika pejabat mengadakan kunjungan kerja harus dikawal sedemikian rupa? Karena: demi keselamatan pejabat tersebut, karena pejabat adalah publik figur atau karena pejabat adalah pemimpin negara dan sebagainya. Kita belum pernah mendengar bahwa pejabat itu harus dikawal dengan ketat karena dia adalah kudus sehingga tidak boleh bersentuhan dengan masyarakat biasa, nanti bisa terkontaminasi atau najis. Mengapa ketika Tuhan akan datang kepada bangsa Israel, bangsa Israel harus berdiri jauh-jauh dan tidak bisa mendekat ke arah Tuhan? Apakah alasannya?

Pemahaman:

  1. Apakah makna yang bisa kita hayati dari pernyataan di ayat 9-10?
  2. Bagaimanakah bangsa Israel mempersiapkan diri menyambut kedatangan Tuhan? (10-11)
  3. Apakah yang akan terjadi jika bangsa Israel tidak mempersiapkan ketika Tuhan datang ?

Bangsa Israel adalah bangsa yang tegar-tengkuk dan tidak mudah percaya kepada Musa sebagai pribadi yang telah Tuhan pilih untuk memimpin mereka dalam perjalanan menuju Kanaan (Kel 32:9) Maka Tuhan harus menunjukkan diri melalui kehadiran-Nya dalam awan yang tebal dan berbicara kepada mereka, tujuannya supaya bangsa Israel percaya kepada Musa yang adalah pemimpin yang Tuhan pilih untuk memimpin mereka menuju Kanaan. Namun bangsa Israel harus mempersiapkan diri untuk menyambut kehadiran Tuhan itu. Mereka harus mencuci pakaian mereka, memasang batas-batas agar tidak seorangpun baik manusia maupun binatang tidak boleh menyentuh area kehadiran Tuhan. Persiapan demikian bukan karena demi keselamatan Tuhan, bukan karena Tuhan adalah publik figur atau bukan karena Tuhan takut bersentuhan dengan umat Israel karena Dia adalah Tuhan, tetapi karena Allah adalah Allah yang kudus, mulia dan agung, sedang umat Israel adalah umat yang pemberontak, tegar-tengkuk, bangsa yang tidak taat, bangsa yang penuh dengan dosa maka pastilah mereka tidak akan mampu bertahan apabila berhadapan dengan Allah yang maha kudus, mulia serta agung itu. Mareka akan mati dan binasa. Sebab yang najis dan berdosa tidak akan mungkin bersentuhan dengan yang kudus. Itulah sebabnya mereka tidak diperkenankan mendekat apalagi menyentuh area kehadiran Tuhan. Satu-satu cara jika hendak menikmati kehadiran Tuhan adalah hidup memperkenankan Tuhan dengan ketaatan.

Refleksi:
Sadarkah kita bahwa kita adalah manusia yang penuh dengan dosa? Dengan demikian kita sesungguhnya tidak mampu berhadapan dengan Tuhan yang kudus. Tetapi kita bersyukur karena Yesus telah menebus dan melayakkan kita untuk menikmati hadirat Tuhan senantiasa.

Tekadku:
Tuhan Yesus, aku berterima kasih kepada-Mu yang telah menebus dosaku sehingga aku kini layak di hadapan-Mu untuk menikmati hadirat-Mu senantiasa.

Tindakkanku:
Berjuang terus menjaga hidup kudus dan berkenan kepada Tuhan dengan senantiasa belajar taat kepada firman Tuhan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«
Next Post
»