suplemenGKI.com

Daniel 6 : 1 – 18

PERTOLONGAN TUHAN NYATA

 

PENGANTAR
Ketika orang benar berada dalam puncak kejayaan, tak jarang ada orang yang iri hati kepadanya. Sikap iri hati inilah yang tidak lagi dapat melihat secara jernih, apakah itu rekan atau lawan ? Karena sikap iri hati ini maka siapapun yang jadi penghalang akan dihancurkan. Itulah yang terjadi dengan Daniel. Daniel diangkat oleh raja Darius menjadi salah satu dari tiga pejabat tinggi di kerajaan Media-Persia, untuk membawahi 120 wakil-wakil raja yang di tempatkan di seluruh kerajaan yang berada di bawah kekuasaan Media-Persia. Namun Daniel harus menghadapi ujian berat, karena kedua pejabat tinggi yang lainnya iri hati kepada Daniel. Lalu mengapa kedua rekan Daniel ini sampai iri hati ? renungan hari ini akan menjelaskannya.

PEMAHAMAN

  • Mengapa mereka iri hati kepada Daniel ? ( ayat 1-5 )
  • Apakah yang dilakukan oleh kedua pejabat yang iri hati tersebut ? ( ayat 6-10 )
  • Bagaimana Daniel menghadapi konspirasi jahat dari kedua pejabat tersebut ? ( ayat 11-16 )
  • Bagaimana Tuhan menolong Daniel ? ( ayat 21-22 )

Kedua pejabat tinggi Media-Persia tersebut iri hati kepada Daniel, karena Daniel memiliki kemampuan yang sangat baik sehingga raja Darius terkesan dengan Daniel. Di katakan di ayat 4, “Maka Daniel ini melebihi para pejabat tinggi dan para wakil  raja itu, karena ia mempunyai roh yang luar biasa, dan raja bermaksud menempatkannya atas seluruh kerajaannya”. Mereka iri hati dan tidak senang melihat prestasi yang diraih Daniel. Akibatnya mereka bersekongkol untuk menyingkirkan Daniel. Mereka berusaha mencari-cari kesalahan, kekurangan, kelemahan dalam pekerjaan Daniel, tetapi mereka tidak menemukan kesalahan dalam diri Daniel.

Karena mereka tidak menemukan kesalahan dalam diri Daniel lalu mereka berkonspirasi untuk mencari satu celah untuk menjatuhkan Daniel. Dan setelah mereka secara terus-menerus mengamati Daniel, akhirnya mereka menemukan cara menjerat Daniel, yaitu mengenai imannya kepada Tuhan atau ibadahnya kepada Tuhan. Intinya mereka segera menghadap raja mengajukan undang-undang baru untuk disetujui raja. Undang-undang yang mereka ajukan adalah sebagai berikut : Pertama : Selama 30 hari di larang berdoa kepada dewa manapun kecuali kepada raja. Kedua : Jika melanggar maka dilempar ke gua singa. Karena raja Darius adalah raja yang sombong dan senang dipuji maka raja Darius menyetujui undang-undang tersebut. Namun raja Darius tidak sadar bahwa ini adalah konspirasi untuk menjatuhkan Daniel.

Lalu, bagaimana Daniel menghadapi konspirasi dari orang-orang jahat tersebut ? Daniel adalah seorang pejabat tinggi yang berpengalaman, namun di atas semuanya, ia adalah seorang hamba Tuhan yang selalu bersandar kepada Tuhan. Itu sebabnya, dalam menghadapi persoalan, Daniel tetap berdoa kepada Tuhan. Dan justru melalui kehidupan doanya, Daniel menunjukkan kesetiaannya kepada Tuhan. Dampaknya, ketika para konspirator melihat Daniel sedang berdoa, mereka menangkapnya dan menghadapkan kepada raja Darius dan dijebloskan ke gua singa. Namun berkat kesetiaan Daniel kepada Tuhan, maka Tuhan memerintahkan malaikat-Nya untuk menutup mulut singa-singa tersebut sehingga Daniel selamat. Melalui peristiwa tersebut, raja Darius mengakui kedaulatan Raja sorga dan memuji Allah-nya Daniel dan memerintahkan agar semua orang takut kepada Allah-nya Daniel. Sungguh pertolongan Tuhan nyata.

REFLEKSI :
Marilah kita merenungkan : pernahkah anda mengalami situasi sulit seperti Daniel ? Lalu apa yang anda lakukan ? Berserah dan berdoa seperti Daniel ?

TEKADKU :
Ya Tuhan, saya sadar bahwa saya hidup di tengah-tengah masyarakat yang belum percaya kepada Tuhan. Seringkali mereka juga iri dengan saya. Tolonglah saya untuk dapat tetap mengasihi mereka dan berdoa buat mereka. Amin.

TINDAKANKU :
Hari ini saya akan berdoa untuk orang-orang yang iri hati kepada saya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«