suplemenGKI.com

Kejadian 32:24-31

KARYA TUHAN YANG MEMULIHKAN

Dalam perjalanannya pulang ke Kanaan Yakub dan keluarga, pasukan serta ternak-ternaknya harus menyeberangi sungai Yabok.  Dalam perjalanan pulang, Yakub benar-benar mengalami ketakutan  yang luar bisa terhadap Esau dan dia mengalami rasa bersalah yang dalam akibat dari perbuatannya di masa lalu.

  • Ketika mengalami ketakutan dan rasa bersalah akibat perbuatannya, Yakub mengalami perjumpaan dengan TUHAN.  Setelah mengalami perjumpaan itu apakah Yakub mengalami pemulihan? (ay. 28-31)
  • Apakah Yakub memiliki keberanian untuk berjumpa dengan Esau? (lihat Kej.  33:1-20)
  • Bagaimana pengalaman perjumpaan kita dengan Tuhan?
  • Apakah pengalaman perjumpaan dengan Tuhan itu membuat kita mengalami pemulihan?

RENUNGAN

Pergumulan Yakub di sungai Yabok melawan ‘seorang lelaki’ adalah titik balik bagi seluruh kehidupan Yakub.  Ayat 24  mengatakan bahwa “Seorang lelaki bergulat dengan dia semalam suntuk”, dalam bagian ini TUHAN, Allah Israel digambarkan secara antropomorfis (seperti manusia) yang berinteraksi secara pribadi dan langsung dengan manusia.  Lelaki tersebut menghadang Yakub dan mereka bergulat semalam suntuk.  Dalam pergulatan itu tidak ada satupun diantara mereka yang kalah atau menang.  Tidak ada yang menyerah dan keduanya sama-sama kuat.  Ungkapan “semalam suntuk” dipakai untuk menggambarkan rentang waktu yang lama.  Menjelang fajar menyingsing Lelaki itu ‘memukul’ (Ibr. naga’ = menepuk dengan cukup keras) sendi pangkal paha Yakub, dan itu sudah cukup bagi yakub untuk sadar siapa Lelaki yang menghadangnya.  Semalam suntuk bisa bertahan, tetapi dengan satu tepukan keras sendi pangkal paha terpelecok, tentu Lelaki tersebut bukan sosok yang biasa.  Lelaki itu memberikan tanda bahwa sebenarnya mudah saja mengalahkan Yakub, tetapi Dia justru menunggu Yakub berserah.  Yakub berpikir Lelaki tersebut adalah sosok Ilahi.  Oleh karena itu, Yakub tidak mau melepaskannya pergi sebelum memberkatinya.

Yakub kemudian mengakui kesalahannya dan menyesalinya.  TUHAN mengubah nama Yakub (yang artinya penipu) menjadi Israel.  Itulah titik balik seluruh kehidupan Yakub. Yakub berubah namanya menjadi Israel yang artinya ‘lelaki yang menghadapi Allah’.  Ketika Yakub memilih berserah kepada TUHAN maka ia berubah, tidak lagi sombong, licik dan egonya terkalahkan.  Hidupnya menjadi berkenan di hadapan TUHAN.  Maka pintu perdamaian dengan Esau sekarang sudah terbuka, karena Yakub mengakui kesalahan yang telah dilakukan di masa lalu.  Sikap membuka diri kepada TUHAN dan berserah kepada-Nya mengundang campur tangan yang memulihkan.  Dengan pertolongan TUHAN maka Yakub mengalami pemulihan, dia  dapat berdamai dengan dirinya sendiri dan juga berdamai dengan kakanya Esau.

Bagaimana dengan saudara?  Apakah kita masih belum dapat berdamai dengan masa lalu? Adakah orang-orang yang masih belum dapat kita ampuni?  Ataukah kita masih punya ketidakharmonisan relasi dengan orang lain karena kita belum meminta maaf kepadanya atas kesalahan yang kita buat?  Mari kita  berserah kepada Tuhan.  Akuilah dihadapan Tuhan dan mintalah pertolongan Tuhan.

Milikilah perjumpaan dengan Tuhan melalui firmanNya, doa dan pujian agar hidup kita mengalami pemulihan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

1 Comment for this entry

  • yunarso ady pranowo says:

    Saya sungguh bersuka cita jika bisa secara berkala mendapatkan kiriman renungan Firman Tuhan yang sangat memberkati.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«