suplemenGKI.com

MASA DEPAN YANG BARU
Yesaya 61:8-11

Pengantar
Apakah saudara memiliki cita-cita sejak masih kecil bahkan sampai saat ini? Sering kita mendengar, jika ada seorang anak kecil ditanya “Kalau kamu sudah besar, mau menjadi apa?” dan mereka akan menjawab “Aku mau jadi dokter”. Lalu, ketika mereka sudah usia remaja, jika anak tersebut ditanya kembali “Kalau sudah besar, kamu mau menjadi apa?” dan ia menjawab “Aku mau jadi pilot”. Kita melihat setiap ditanya ada jawaban yang berubah-ubah saat ia masih kecil dan remaja. Memang kita bisa saja merancang cita-cita masa depan namun kenyataannya bisa saja berbeda. Apakah itu yang terjadi dalam hidup Saudara? Marilah kita merenungkannya.

Pemahaman

  • Ayat 8-9     : Bagaimana perjanjian yang TUHAN berikan kepada Sion?
  • Ayat 10-11 : Mengapa Yesaya begitu yakin atas janji Tuhan?

TUHAN sangat mencintai keadilan, sehingga Ia sangat tidak menyukai jika ada sesuatu yang tidak adil terjadi. Dengan begitu, TUHAN akan selalu membawa keadilan di muka bumi ini. TUHAN juga tidak akan pernah lupa akan perjanjian-Nya kepada Sion yaitu setiap keturunan dari Sion akan menjadi bangsa yang dikenal banyak orang. Perjanjian-Nya pun tidak akan pernah berakhir. Ini menjadi janji yang tidak sederhana, melainkan janji yang luar biasa bagi Sion. Perkataan TUHAN tersebut mengubah sebuah masa depan Sion, dari yang tidak memiliki harapan sama sekali menjadi masa depan baru yang penuh harapan. Kembali lagi, ketika TUHAN menyatakan perjanjian-Nya maka perjanjian tersebut melekat dalam diri Sion bahwa “Mereka adalah keturunan yang diberkati TUHAN” (Yes. 61:9b).
Kemelekatan akan janji TUHAN diwujudnyatakan dalam ucapan syukur yang disampaikan oleh Yesaya. Yesaya bersorak-sorai karena TUHAN telah memberikan harapan yaitu harapan untuk masa depan yang baru dan cerah. Hal tersebut digambarkan oleh Yesaya seperti bumi yang memancarkan tumbuh-tumbuhan dan kebun menumbuhkan benih yang ditabur. Ada sesuatu yang menyegarkan, inilah masa depan baru bagi Sion yaitu sebuah keadaan yang tidak pernah terkira. Dengan begitu, kita tidak perlu takut akan masa depan kita seperti apa.  TUHAN akan memberikan masa depan baru yang indah untuk kita sekalipun kita perlu terlebih dahulu mengecap kerja keras dengan berbalut kepedihan seperti Sion.

Refleksi
Dalam keheningan, ingatlah pimpinan TUHAN dalam perjalanan hidup Saudara. Apakah Saudara yakin bahwa Tuhan selalu memberikan masa depan yang baru?


Tekadku
TUHAN, ajarlah aku untuk percaya bahwa Engkau tidak akan membiarkan setiap anak-Mu terjatuh, melainkan Engkau akan membangunkan dan memberikan masa depan yang baru dalam hidupku.
Tindakanku
Aku mau menyerahkan masa depanku ke dalam tangan TUHAN dan menerima kenyataan yang TUHAN  berikan dari hari ke hari.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«