suplemenGKI.com

Selasa, 11 Mei 2021

10/05/2021

RAJA DI HIDUPKU

Mazmur 93

 

Pengantar
Di dunia ini terdapat para raja yang sangat disegani oleh warganya, salah satunya adalah raja Sargon dari Akkad. Sumber menyebutkan bahwa Sargon mendirikan kerajaan pertama di dunia lebih dari 4.000 tahun yang lalu di Mesopotamia. Tidak diketahui dengan pasti kapan ia memulai pemerintahannya, namun ia menjadi raja hingga Th 2.279 SM. Sargon dan penerusnya mewariskan kepada dunia konsep kekuasaan yang melibatkan lebih dari sekedar kekuatan militer. Sargon tidak hanya memenangkan pertempuran dan menimbulkan rasa takut pada musuh, melainkan juga membuat rakyat menjadi tertib, memberikan keadilan, dan menghormatinya.

Hadirnya seorang raja atau pemimpin, merupakan sukacita bagi setiap warga negara. Dengan adanya pemimpin, maka tatanan kehidupan di sebuah negara akan berjalan dengan lancar. Namun, raja atau pemimpin di dunia tak selamanya akan melaksanakan tugasnya. Ada masa di mana ia harus pensiun. Saudara, jika raja atau pemimpin di dunia memerintah dengan batasan waktu yang ditetapkan, maka lain halnya dengan Raja Sang Penguasa hidup orang beriman. Dia-lah Tuhan yang kemuliaan dan keagungan-Nya tak tertandingi.

Pemahaman

  • Ayat 1-2         : Bagaimanakah gambaran tentang Tuhan sebagai Raja yang diungkapkan oleh pemazmur?
  • Ayat 3-4         : Bagaimanakah gambaran tentang kehadiran Tuhan dalam alam semesta yang diungkapkan oleh pemazmur?
  • Ayat 5             : Bagaimanakah gambaran tentang  kepemimpinan Tuhan dalam setiap peraturan-Nya yang diungkapkan oleh pemazmur?

Mazmur 93 merupakan mazmur yang bersifat doksologis yang berisikan pujian dan sanjungan bagi Tuhan. Pemazmur membaginya melalui 3 bagian. Pertama, pemazmur mengungkapkan bahwa Tuhan adalah Raja yang agung dan mulia (ayat 1-2). Di ayat 1 pemazmur berkata bahwa Tuhan ‘berpakaian kemegahan’, yang menunjukkan bahwa kemegahan Tuhan tak dapat ditandingi oleh kemegahan pemimpin-pemimpin di dunia. Dia bukan seperti raja di dunia pada umumnya, melainkan Raja yang sungguh-sungguh mengarahkan dan mengatur semua ciptaan-Nya agar tunduk pada kehendak-Nya. Kedua, pemazmur mengungkapkan kehadiran Tuhan dalam alam semesta (ayat 3-4). Pemazmur menemukannya melalui kehebatan Tuhan atas alam semesta, yang mana Ia mampu menundukkan ciptaan-Nya untuk takluk kepada-Nya. Ia tidak hanya menciptakan alam semesta, tetapi juga mengatur dan memelihara. Ketiga, pemazmur mengungkapkan tentang kepemimpinan Tuhan dalam setiap peraturan-Nya (ayat 5). Pemazmur berkata bahwa peraturan Tuhan sangatlah teguh, yang mana segala janji setia dalam Firman-Nya tidak akan berubah. Ia yang menciptakan umat-Nya, tetapi juga melindungi dan memelihara umat. Dengan demikian, Mazmur 93 mengingatkan kepada kita bahwa Tuhan adalah Raja yang Agung, pemegang kuasa mutlak dengan kekuatan yang tidak terbatas. Oleh karena itu, setiap umat harus tetap mengandalkan Tuhan dalam kesehariannya.

Refleksi
Siapakah yang saat ini bertahta dalam hidup saudara: Tuhan atau ‘tuhan’ yang lain? Setelah membaca dan merenungkan bacaan hari ini, apakah saudara mau belajar untuk menyerahkan hidup pada Tuhan dalam segala keadaan?

Tekadku
Tuhan, ajarlah aku untuk berserah penuh kepada-Mu. Mampukanku agar bersedia hidup dan tunduk oleh pimpinan-Mu.

Tindakanku
Aku mau rajin bersekutu, berdoa, dan membaca Firman, agar makin mengenal Tuhan dan menyerahkan hidup kepada-Nya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«
Next Post
»