suplemenGKI.com

Selasa, 11 Juni 2019

10/06/2019

LIHAT DAN INGAT

Mazmur 8  

Pengantar
Dalam segala kesibukan kegiatan sehari-hari, adakah kita masih menyediakan waktu untuk teduh bersama TUHAN secara pribadi? Bahkan di tengah kecanggihan teknologi jaman ini, masihkah ada rasa kagum kita kepada TUHAN. Jika memang kita tak lagi memikirkan kedua hal tersebut, yaitu: adanya waktu teduh bersama TUHAN, dan adanya rasa kagum dalam melihat karya cipta dan kasih pemeliharaan TUHAN maka kita perlu memperbaharui kehidupan kita, bahkan ketika kita tidak lagi beriman akan keselamatan yang TUHAN anugerahkan, maka kita perlu ingat dan kembali kepada Sang Pencipta dan Juruselamat kita. Tapi apakah kita hanya cukup berpuas diri sebagai penerima kasih karunia TUHAN, serta hanya mengagumi karya cipta TUHAN dalam kehidupan ini. Ternyata TUHAN juga memberi kepada kita peran yang perlu kita lakukan secara bertanggung jawab. Maka marilah kita membaca Firman TUHAN dalam Mazmur 8 agar memperoleh hikmat TUHAN melalui perenungan Pemazmur ini.

 

Pemahaman
Ayat  2 – 5           :  Bagaimana seharusnya kita melihat TUHAN dan ciptaan-NYA?
Ayat  6 – 10         :  Bagaimana manusia dalam pandangan TUHAN?

Pemazmur mengajak kita untuk melihat sebuah peristiwa atau suasana yang mengagumkan (menakjubkan) yaitu ketika memandang ciptaan TUHAN yang luar biasa, dan sekaligus mengajak kita untuk melihat TUHAN sebagai Pencipta yang Mahaagung. Siapa yang tidak kagum (takjub) ketika melihat langit yang bertaburan cahaya bintang dan juga adanya bulan yang bersinar indah. Dengan demikian kita sesungguhnya sedang diingatkan untuk memiliki (baca: menyediakan) waktu untuk melihat karya cipta TUHAN dalam kehidupan ini dalam sebuah perenungan dan pengucapan syukur. Kita perlu untuk menyadari bahkan secara lebih dalam lagi, yaitu: mengimani adanya Sang Pencipta kehidupan yang perlu kita agungkan dan muliakan. Jadi, marilah kita memiliki waktu teduh bersama TUHAN untuk mengalami keindahan kasih-NYA, agar dapat terus memuji kebesaran-NYA dan mengucap syukur selalu.

Hati siapa yang tidak tersentuh, manakala diperlihatkan bahwa Sang Pencipta yang Mahaagung itu sungguh mengingat dan mengindahkan kita sebagai manusia. Tidak saja memberi posisi yang terhormat di antara ciptaan yang lain, tapi juga yang kita imani menjadi Juruselamat kita. Melalui bagian ini, Pemazmur sekaligus mengingatkan kepada kita bahwa kekuasaan dan kehormatan yang diberikan kepada manusia bukan untuk dibanggakan dan berlaku semena-mena tapi justru dalam peran memelihara bahkan menyelamatkan kehidupan sesama ciptaan TUHAN. Jadi marilah kita membangun tanggung jawab secara positif dalam karya bagi sesama ciptaan, demi kemuliaan nama TUHAN.

Refleksi
Dalam keheningan hati marilah kita mengambil waktu untuk merenungkan:

  • Apakah kita telah memiliki waktu teduh untuk bersama TUHAN?
  • Apakah kita telah memiliki karya yang seiring dengan tanggung jawab yang TUHAN percayakan?

Tekad
TUHAN, mampukan aku untuk dapat terus memiliki waktu teduh bersama-MU serta melihat kasih dan kuasa-MU yang Mahaagung. 

Tindakanku
Mulai hari ini, aku akan lebih ingat TUHAN dan tanggung jawabku dalam setiap peran yang TUHAN percayakan di tengah kehidupan ciptaan-NYA.

 

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«
Next Post
»