suplemenGKI.com

Selasa, 10 Mei 2016

09/05/2016

Roh Kudus Angerah Besar di Jalan Yang Sukar

Kisah Para Rasul 2:13-21

 

Pengantar

Engkau ada bersamaku di tiap musim hidupku;
Tak pernah Kau biarkan
ku sendiri;
Kekuatan di jiwaku adalah bersamaMu;
Tak pernah
ku ragukan kasihMu;
BersamaMu Bapa kulewati semua; PerkenananMu yang teguhkan hatiku;
Engkau yang bertindak memb’ri pertolongan;
AnugerahMu besar melimpah bagiku.

Musim kehidupan bisa datang silih berganti. Ada saatnya kita menikmati musim semi kehidupan dan ada waktunya hidup kita seperti berada di musim gugur. Sekalipun manusia adalah ciptaan Tuhan yang sangat cerdas dan istimewa, namun ia memiliki banyak keterbatasan. Ia boleh saja mengaku punya kekuatan, kekuasaan, kecerdasan, ketampanan atau kecantikan, kesehatan yang prima. Tapi jika dibandingkan dengan berbagai-bagai kesusahan yang bisa datang kapan saja, entah sakit penyakit, kematian, bahaya atau tantangan yang lain, manusia sebenarnya sangat rentan terhadap semuanya itu. Jalan hidupnya tidak selalu mulus. Ada saatnya ia harus menempuh “jalan yang sukar”.

Sungguh bersyukur bagi setiap orang yang bisa menjadikan lirik lagu di atas sebagai sebuah pengakuan yang muncul dari lubuk hatinya yang terdalam. Betapa kita bisa bebas dari ketakutan ketika kita beriman seperti Pemazmur yang mengatakan: “Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku” (Mazmur 23:4).

Pemahaman

Ayat 13         : Apa sindiran beberapa orang saat menyaksikan peristiwa para murid berkata-kata dalam berbagai bahasa?

Ayat 14-20  : Bagaimana pembelaan Petrus?  Apa makna FirmanNya melalui nabi Yoel bagi kita yang hidup pada masa kini (Ayat 16-18)?

Ayat 21          : Apa makna kata-kata yang tertulis pada ayat ini?

Segera setelah mengalami kepenuhan Roh Kudus, Petrus yang sempat dirundung ketakutan setelah kematian Yesus, tampak pulih kembali keberaniannya. Ketakutan saat menghadapi masalah yang pelik seringkali bisa membuat seseorang seakan tak berdaya. Petrus yang dipenuhi Roh Kudus dengan berani menyampaikan pembelaan bahwa para murid bukannya mabuk, tetapi penggenapan janji Tuhan berupa turunnya Roh Kudus telah terjadi. Bagi kita, hamba-hambaNya yang hidup pada masa kini, pencurahan Roh Kudus juga terjadi. Keselamatan dari Tuhan melalui pemberitaan FirmanNya dalam berbagai bahasa yang bisa dipahami bangsa-bangsa telah tiba.

 

Refleksi

Apakah artinya penyertaan Roh Kudus bagiku secara pribadi?

 

Tekad

Tidak takut lagi ketika harus menempuh jalan-jalan yang sukar sesuai kehendakNya.

 

Tindakan

Senantiasa mengandalkan pimpinan Roh Kudus dalam hidupku (Roma 8:14).

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«
Next Post
»