suplemenGKI.com

Bacaan : Kisah para rasul 3 : 17 – 26.

Thema : Sadarlah dan Bertobatlah.

PENGANTAR.
Seringkali kita gemas dan geregetan ketika kita sedang nonton berita-berita media televisi yang menayangkan berbagai macam kejahatan manusia, seperti pembunuhan, perampokan, pelecehan seksual, narkoba, penipuan, korupsi dan lain sebagainya.Mereka sudah melakukan kesalahan namun ketika mereka tertangkap terlihat di wajah mereka sama sekali tidak menunjukkan penyesalan. Karena itulah kita yang sedang menyaksikan lewat tayangan televisipun ikut gemas dan geregetan.

PEMAHAMAN.

  1. Apakah yang dikatakan Petrus kepada orang banyak ? ( ayat 17-18 )
  2. Apakah yang diinginkan Allah melalui khotbah Petrus yang begitu berani ? ( ayat 19-20 )
  3. Menurut anda apa yang perlu dilakukan oleh para pelaku kejahatan dan umat Tuhan pada masa kini  ?

Di akhir khotbahnya Petrus mengatakan, “hai saudara-saudara, aku tahu bahwa kamu telah berbuat demikian karena ketidaktahuan”. Ini berarti Petrus menyatakan bahwa para pendengar adalah orang-orang yang ikut andil dan menyetujui  penyaliban Yesus Kristus. Mereka telah melakukan kejahatan pembunuhan terhadap Yesus Kristus yang tak bersalah karena pengaruh para pemimpin mereka.  Namun kejahatan tetaplah kejahatan dan setiap kejahatan harus mendapat hukuman yang setimpal. Akan tetapi penghukuman itu dapat dibatalkan manakala mereka sadar akan kejahatannya dan bertobat. Untuk itu rasul Petrus dengan lantang dan berani mengajak orang banyak untuk sadar dan bertobat. ( ayat 19 ). “Karena itu sadarlah dan bertobatlah, supaya dosamu di hapuskan”. Ajakan ini menantang mereka untuk mengambil sikap dan keputusan. Apakah mereka akan tetap menjadi orang jahat dan berdosa ? Atau mereka akan sadar akan kejahatan mereka lalu bertobat ? Jawabannya ada di tangan mereka.

Semua orang telah berdosa dan kehilangan kemuliaan Allah. Artinya bahwa kita semua adalah orang-orang berdosa yang membutuhkan belas kasihan dan pengampunan Tuhan Allah. Semua orang juga menginginkan dosanya dihapuskan. Akan tetapi penghapusan dosa itu tidak terjadi begitu saja. Dari kita dituntut untuk menyadari bahwa kita adalah manusia berdosa. Kesadaran tersebut yang akan menuntun kita kepada pertobatan yaitu hidup berbalik kepada Allah. Jika kita bertobat maka kesejahteraan, kedamaian dan ketenteraman akan dilimpahkan dalam kehidupan kita. Akan tetapi jika kita mengeraskan hati dengan terus berbuat jahat maka penghukumanpun sedang menanti kita. Jawabannya ada di tangan kita. Marilah kita mengambil keputusan yang tepat, yaitu sadar dan bertobat.  Amin.

REFLEKSI.
Marilah kita merenungkan : sadarkah anda bahwa semua orang telah berdosa dan kehilangan kemuliaan Allah ? Kalau begitu, apakah saudara perlu bertobat ? Jika ya, lakukanlah.

TEKADKU.
Ya Tuhan, tuntunlah saya agar saya sadar akan kesalahan saya dan bimbinglah saya kepada pertobatan.

TINDAKANKU
Saya mau bertobat dan memperbaiki hidup  agar saya memiliki hidup yang penuh damai sejahtera dan sukacita.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«