suplemenGKI.com

TETAP SEMANGAT

Yesaya 60:1-6

 

Pengantar
Para peserta lomba lari maraton biasanya akan menghemat tenaga di awal lomba dan di pertengahan etape.  Mereka seolah tampak tidak bersemangat untuk meraih kemenangan.  Hal ini sebenarnya merupakan strategi supaya beberapa meter sebelum garis finish ada ekstra tenaga untuk berlari kencang  mencapai garis finish sebagai pemenang.  Dengan kata lain, sejak awal  mereka berbekal semangat dan ketrampilan berlari sehingga dapat menyelesaikan pertandingan dengan baik, yaitu masuk garis finish, apapun hasilnya.  Harus diakui bahwa tetap semangat merupakan perjuangan yang tidak mudah dilakukan, khususnya ketika segala keadaan tampak tidak mendukung upaya untuk tetap semangat.

Pemahaman
Ayat 1: kata “bangkit” hendak mewakili keadaan yang bagaimana?

Ayat 1b-2: apa alasan untuk meresponi seruan nabi Yesaya?

Ayat 5: apakah pemulihan yang dimaksud dalam perikop ini sudah terjadi?

Situasi bangsa Israel sebagai umat Tuhan ketika Yesaya melayani sedang terpuruk, terpecah dan terancam bahkan kemudian terbuang di antara bangsa lain, bangsa asing yang tidak mengenal Allah Israel.  Tidak ada yang bisa dibanggakan.  Yerusalem sebagai simbol kebesaran bangsa dan ibadah kepada Allah telah hancur.  Namun dalam situasi seperti inilah  Yesaya mengajak umat untuk, “bangkitlah, menjadi teranglah . . . angkatlah mukamu.” Rangkaian frasa yang menunjukkan betapa pentingnya untuk tetap semangat, meskipun pemulihan yang dimaksud baru akan terjadi “pada waktu itu” (ayat 5).  Semangat dalam hidup  yang patut diteladani, sebab didasarkan pada keyakinan akan tindakan Allah (ayat 1b, 2b) yang tidak pernah melupakan umatNya.  Allah yang berjanji, DIA pasti tidak melupakan janjiNya tetapi pasti menggenapi janjiNya itu.  Jadi persoalan apapun yang sekarang dan nanti dihadapi, jangan pernah menyerah, tetaplah semangat dan yakinilah akan pertolongan Tuhan dalam hidup kita.

Refleksi
Ambil waktu tenang sambil merenungkan rangkaian kalimat berikut, “persoalan adalah bagian dari hidup itu sendiri.  Berani hidup berarti berani menghadapi persoalan.  Maka hadapilah persoalan apapun dalam hidup dengan menjaga iman dan semangat untuk menjalani hidup.” Adakah hal ini sudah menjadi bagian dari hidup saudara?

Tekadku
Penting bagiku untuk menjaga iman, sebab dari sanalah sumber semangatku dalam menjalani hidup dan menyelesaikan segala persoalanku.  Iman yang terus berharap pada kasih dan kuasa-Nya yang dianugerahkan bagi orang yang percaya pada-Nya.

Tindakanku
Aku mau menjaga imanku dengan cara tetap ke gereja, membaca 4B dan belajar melayani, karena aku yakin disitulah Tuhan akan menguatkan semangatku dalam menjalani hidup dan menyelesaikan setiap persoalan yang aku hadapi.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«