suplemenGKI.com

Kisah Para Rasul 11:1-18

MELAWAN RASIALISME

PENGANTAR
Rasialisme adalah sikap dan perlakuan yang tidak adil yang didasarkan pada perbedaan suku atau ras. Sikap rasialis muncul karena seseorang menganggap sukunya lebih unggul dan memandang rendah suku-suku lain. Di sepanjang sejarah, di berbagai tempat, sikap rasialis sering memicu timbulnya konflik sosial. Rasialisme juga menjadi tantangan bagi gereja sejak awal lahirnya kekristenan. Bacaan kita hari ini menunjukkan bagaimana gereja berjuang melawan rasialisme.

PEMAHAMAN
Petrus baru saja melayani Kornelius, seorang yang bukan Yahudi.  Untuk pelayanan ini  Kornelius mengundang Petrus untuk mengunjungi rumahnya. Kornelius mengundang juga sanak saudara dan sahabat-sahabatnya.  Petrus datang ke rumah Kornelius, makan bersama-sama mereka dan bahkan tinggal beberapa hari di sana.  Inilah yang dipersoalkan oleh rekan-rekan sepelayanan Petrus.  Petrus harus mempertanggungjawabkan hal ini kepada orang-orang Yahudi di Yerusalem.

  • Ayat 2-3.      Apa yang menjadi keberatan orang-orang Yahudi terhadap Petrus? (ay.2-3)
  • Ayat 4-17.    Bagaimana Petrus menjawab mereka? (ay. 4) Apa yang menjadi dasar tindakan Petrus di atas? Sebutkan minimal tiga hal berdasarkan ay.4-10; ay.11-14, dan ay.15-17.  Lihat juga Kis 10:28.
  • Ayat 18.        Setelah Petrus menjelaskan secara berturut-turut, bagaimana respon orang-orang yang sebelumnya berselisih pendapat dengannya?

Kekristenan memang lahir di tengah-tengah orang Yahudi.  Namun, Tuhan tidak menghendaki kekristenan dimiliki hanya oleh orang-orang Yahudi.  Karena itu, kekristenan juga harus dibebaskan dari kekang tradisi orang-orang Yahudi.  Proses ini ternyata tidak mudah.

Ketika melayani Kornelius, Petrus memang melanggar tradisi Yahudi.  Petrus mengetahui hal ini.  Namun, penglihatan yang diterimanya sampai tiga kali telah mengubah pikirannya.  Apa yang dianggap najis oleh orang-orang Yahudi ternyata tidak najis di hadapan Allah.  Lagipula, firman Tuhan kepada Kornelius juga memberikan konfirmasi bahwa Petrus harus datang melayani Kornelius.  Selain itu, Roh Kudus juga hadir dengan sangat nyata pada waktu Petrus melayani Kornelius.  Petrus ingat akan perkataan Yesus mengenai baptisan Roh Kudus.  Semua itu membuat Petrus mengerti jelas bahwa memang Tuhan mengutusnya untuk melayani Kornelius.

Bagi gereja pada masa itu, pelanggaran terhadap tradisi Yahudi bukanlah masalah sepele.  Namun, setelah mereka mendengar penjelasan Petrus mereka menjadi tenang dan lebih dewasa dalam menjalankan misi mereka.  Gereja mula-mula juga menghadapi masalah dalam pelayanan mereka, dan mereka dapat menyelesaikan dengan baik.  Bagaimana dengan kita?

REFLEKSI
Selain menimbulkan konflik sosial, rasialisme juga sering menghambat karya Kristus melalui gereja-Nya.

TEKADKU
Tuhan, rasialisme sering muncul dalam sikap dan perilaku kami tanpa kami menyadarinya. Ampunilah kami dan tolonglah kami, ya Tuhan.

TINDAKANKU
Selama seminggu ini aku akan berdoa bagi masyarakat dari berbagai suku yang ada di Indonesia.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«