suplemenGKI.com

Yehezkiel 37:5-14.      

 

Pemulihan Tuhan Akan Terjadi Ketika Ada Ketaatan Pada Perintah-Nya

 

Pengantar:
Dalam kondisi kehidupan yang sulit dan menderita, orang akan cenderung mengharapkan pertolongan secara langsung dan instan dari Tuhan ketimbang mentaati apa yang Tuhan perintahkan kepadanya. Atau bisa dikatakan manusia tidak tertarik untuk mendapatkan pertolongan melalui proses yang melibatkan dirinya, tetapi lebih suka menunggu dengan pasif ketimbang melakukan apa yang diperintahkan Tuhan kepadanya. Tidaklah demikian dengan nabi Yehezkiel dalam konteks bacaan kita hari ini. 

Pemahaman:

  1. Mengapa Allah memerintahkan Yehezkiel untuk bernubuat kepada tulang-belulang?
  2. Apa makna respon Yehezkiel ketika diperintahkan Tuhan untuk bernubuat?
  3. Apa dampak dari respon Yehezkiel terhadap perintah Tuhan bagi umat Israel?

Kita telah memahami bahwa penglihatan Yehezkiel tentang tulang-tulang di lembah adalah menggambarkan keadaan umat Israel yang menderita dan tidak berpengharapan lagi di pembuangan Babel (37:11) Allah sesungguhnya tidak ingin umat-Nya terlalu lama menderita di pembuangan, dan Allah tentu dapat memulihkan dengan cara-Nya jika Ia kehendaki. Tetapi mengapa Allah harus memerintahkan kepada Yehezkiel untuk bernubuat kepada tulang-tulang itu? Ada dua alasan: 1) Karena Allah ingin agar umat-Nya belajar taat pada perintah-Nya. 2) Karena Allah ingin menjadikan umat-Nya rekan kerja dalam karya pemulihan bagi umat-Nya.

            Sebagai respon yang menunjukan ketaatan, Yehezkiel yang adalah representasi keberadaan umat Israel, beberapa kali dicatat bahwa “Lalu aku bernubuat seperti yang diperintahkan-Nya kepadaku” (v. 7, 10) Itulah ketaatan yang Allah kehendaki.

Ketika Yehezkiel taat melakukan perintah Tuhan, maka pemulihanpun terjadi bagi umat Israel (v. 7, 10) Tulang-tulang yang kering itu menyatu satu dengan lainnya, kemudian tumbuh urat-urat disertai daging dan kulit untuk menutupi tubuh yang telah terbentuk. Dan selanjutnya nafas hidup masuk menghidupi tubuh-tubuh itu. Semua itu merupakan rangkaian proses pemulihan Allah bagi umat-Nya. Proses pemulihan itu dilakukan Allah dengan melibatkan umat-Nya dalam wujud ketaatan terhadap perintah-Nya. Pemulihan Tuhan akan terjadi dalam hidup ketika kita taat dengan benar pada perintah-perintah Tuhan.    

Refleksi:
Coba kita merenung sejenak, dan bertanya: Mengapa kehidupan kita terus-menerus berada dalam keterpurukan (kesehatan, pekerjaan, keluarga dll) Mungkin kita masih belum taat pada perintah Tuhan! Jika ia, maka kita perlu mengambil tekad untuk belajar taat dengan benar kepada perintah-perintah Tuhan.

Tekad:
Tuhan, mampukan saya untuk belajar mentaati setiap perintah dalam firman-Mu, agar saya dapat merasakan dan mengalami pemulihan hidup dari kasih-Mu.

Tindakan:
Mulai saat ini saya akan memulai belajar taat kepada perintah Tuhan. Dan saya akan memulainya dengan taat beribadah setiap hari Minggu.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«