suplemenGKI.com

Senin, 18 Nov 2013
Yeremia 23:1-6

Pengantar
Pemimpin adalah gembala. Mandat kepemimpinan mengandung panggilan untuk mewujudnyatakan penggembalaan TUHAN bagi umat-Nya. Bagaimana bila pemimpin justru menceraiberaikan dan menyengsarakan rakyatnya; bukannya mengayomi dan melayani rakyat? Pastilah akan menuai protes dari rakyat. Jangan lupa: TUHAN pun tidak suka. Dalam bagian ini kita akan melihat ketidaksukaan TUHAN pada pemimpin yang tak mampu menggembalakan umat-Nya dengan baik.

Pemahaman
• Ayat 1-2: Gembala yang bagaimanakah yang mendapatkan hukuman TUHAN?
• Ayat 3-4: Apakah yang akan dilakukan TUHAN terhadap domba-domba yang tercerai berai?
• Ayat 5-6: Siapakah yang dimak sud: Tunas Adil bagi Daud; Raja yang bijaksana?

Dalam bagian ini, Yeremia menyampaikan pesan TUHAN yang akan menghukum para pemimpin dan raja baik dari kerajaan Yehuda maupun Israel Utara yang dianggap telah gagal mewujudnyatakan kegembalaan TUHAN dalam kepemimpinan mereka. Mereka tidak mempedulikan bangsanya dan yang hanya berjuang untuk kepentingannya sendiri . Raja, orang pilihan TUHAN, yang seharusnya menjamin keadilan, tapi mereka tak melakukan tugas dan tanggungjawabnya. Mereka digambarkan sebagai gembala yang membiarkan kambing domba terserak dan tercerai berai. Mereka harus bertanggungjawab sepenuhnya atas kebobrokan umat. Oleh karena itulah TUHAN menghukum mereka dengan membiarkan bangsa-bangsa asing menjarah dan menjajah. Bahkan akhirnya mereka terbuang dari tanah air mereka sendiri dan negeri mereka hancur.

Seharusnya para raja Israel dan Yehuda menghadirkan kegembalaan TUHAN atas umat-Nya yaitu memimpin dengan bijaksana serta melakukan keadilan dan kebenaran. Inilah tiga karakter luhur dari TUHAN yang ditujukan untuk kesejahteraan umat, bahkan untuk bangsa-bangsa di sekeliling mereka.

Pembicaraan tentang keadilan paling banyak diangkat oleh para nabi pra-pembuangan karena memang ketidakadilan menjadi penyakit kronis yang menggerogoti kesehatan umat ALLAH. Melihat kondisi itulah, maka TUHAN, yang menjadi Raja umat, akan mengembalikan umat dari pembuangan dan membawa mereka ke situasi pemulihan. Ia akan mengambil alih peran para pemimpin yang korup dan yang tak bertanggung jawab. Ia sendiri yang akan turun tangan untuk mengumpulkan kambing domba yang sudah tercerai-berai dan memimpin mereka kembali ke padang.

TUHAN juga akan mengangkat pemimpin-pemimpin (gembala-gembala) yang akan memulihkan keadaan umat-Nya. Ia akan mengganti para pemimpin yang korup dengan seorang raja bijaksana yang akan melakukan keadilan dan kebenaran di negeri dan akan memberikan keselamatan dan ketentraman kepada Yehuda yang sudah dipulihkan dan diperbaharui. Dialah Gembala utama yang disebut “Tunas adil” (keturunan raja yang adil), yaitu Mesias, dari keturunan Daud. Tunas adil merupakan sifat Mesias yang memancarkan sinar harapan pada masa penguasa lalim memerintah. Inilah nubuat yang menunjuk kepada Mesias, Yesus KRISTUS.

Refleksi
Sadarkah Anda bahwa Anda adalah pemimpin dan gembala di masyarakat, keluarga, gereja dan tempat usaha/pekerjaan? Apakah selama ini Anda telah menjadi pemimpin yang menggembalakan domba-domba dengan penuh tanggungjawab? Apakah kehadiran Anda mengayomi “domba-domba” ataukah menceraiberaikannya?

Tekadku
TUHAN, bantulah aku untuk menjadi gembala yang mampu mengayomi domba-domba yang TUHAN percayakan kepadaku dengan senantiasa mampu bersikap bijaksana, adil dan benar.

Tindakanku
Aku akan mengevaluasi kehadiranku di tengah keluarga, tempat kerja atau komunitas manapun. Aku akan mencari domba-domba yang telah tercerai berai untuk dirangkul dan diayomi kembali.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*