suplemenGKI.com

Tuhan Merangkul Semua Orang

 

Efesus 3:1-12

 

Pengantar
Semua orang selalu mengharapkan perubahan di dalam kehidupannya, terutama perubahan yang semakin menjadikan baik bukan sebaliknya. Namun bagaimanakah, kalau perubahan itu berkaitan dengan suatu bangsa? Bangsa Israel sudah terbiasa disebut sebagai bangsa pilihan Allah, namun Paulus mengingatkan bahwa Tuhan juga merangkul bangsa yang lain untuk mendapatkan keselamatan dari Tuhan. Itu berarti bangsa Israel tidak lagi menjadi bangsa yang satu-satunya mendapatkan keselamatan dari Tuhan.

Pemahaman

Ay 1-4, apa yang Paulus katakan tentang rahasia Kristus?

Ay 5-6, apa yang Paulus katakan tentang berita Injil?

Ay 7-9, apa yang Paulus katakan tentang Injil baginya?

Ay 10-12, apa yang Paulus bagikan tentang Injil kepada jemaat?

Paulus menjadi salah satu rasul yang paling giat untuk menyampaikan berita Injil kepada orang lain, bahkan Paulus pergi ke beberapa daerah untuk memberitakan keselamatan dari Tuhan. Paulus menganggap pemberitaan Injil itu sebagai tugas penyelenggaraan kasih karunia Allah. Paulus menyatakan alangkah bahagianya menjadi seorang utusan Tuhan yang dipercayakan untuk menyampaikan rahasia Kristus kepada orang yang belum mengenal Kristus.

Paulus menyatakan pada jaman dahulu mereka (nenek moyang mereka) tidak mengetahui rahasia ini, namun oleh Roh diberitakan kepada nabi-nabi dan rasul-rasulNya. Bahwa berita Injil bukan hanya untuk orang Yahudi namun juga untuk orang non Yahudi sehingga orang-orang non Yahudi menerima berita Injil dan mereka juga berhak menjadi ahli-ahli waris kerajaan Allah. Inilah hal yang besar juga bagi Paulus bahwa dia diberi kepercayaan untuk menyampaikan berita Injil kepada orang-orang non Yahudi.

Paulus juga menyadari bahwa dirinya adalah orang yang paling hina diantara rasul yang lain, karena ia dulu orang yang jahat. Namun oleh karena kasih karunia Allah, Paulus telah di ubah menjadi orang yang melayani Kristus dan memberitakan Kristus kepada semua orang.

Pemahaman bahwa Tuhan mau merangkul semua orang di dunia, menjadi dasar bagi Paulus untuk terus juga memberitakan Injil kepada semua orang di dunia. Maka Paulus juga ingin membagikan pemahaman ini kepada jemaat di Efesus dan juga kepada semua orang bahwa memberitakan Injil merupakan  tanggung-jawab semua orang yang percaya.

Refleksi
Renungkanlah! Seberapa dalam pemahaman kita bahwa Allah merangkul semua orang? Seberapa luaskah kita bergaul dengan orang lain yang berbeda suku, agama, kebudayaan, kesenangan dll?

Tekadku
Ya, Tuhan, banyak kali kami beranggapan bahwa Tuhan menyukai kami dan kelompok kami saja, bahkan kami berharap Tuhanpun juga membenci yang kami benci. Ampunilah kami ya Tuhan. Jadikanlah kami orang yang dapat menerima sesama kami tanpa syarat. Amin.

Tindakanku
Hari ini saya akan berdoa dan meluangkan waktu untuk bergaul dengan orang atau teman yang pernah saya “abaikan” dalam hidup ini.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«