suplemenGKI.com

Matius 22 : 1-7.

Siapa Yang Diundang Dalam Pesta Sang Raja? 

Dalam perumpamaan ini, Tuhan Yesus mempergunakan beberapa ibarat yang lazim dipakai oleh orang-orang Yahudi. Apabila orang-orang Yahudi mendengar suatu perumpamaan tentang seorang raja dan anaknya, maka mereka langsung mengerti bahwa raja itu adalah kiasan untuk Allah [ Maz 97:1 ] dan bahwa anak itu adalah sang Mesias (Maz 2:7) Dan apabila orang-orang Yahudi mendengar tentang suatu perjamuan yang diadakan maka mereka mengerti bahwa itulah perjamuan untuk Mesias dan pelayananNya. Dan apabila mereka mendengar tentang orang yang diundang mereka mengerti bahwa itulah bangsa Israel. 

Pertanyaan Penuntun.

  1. Apa maksud Tuhan Yesus memberikan perumpamaan ini ? [ayat 1-2]
  2. Apa yang dipersiapkan Sang Raja untuk pestaNya ? ayat 4.
  3. Siapa yang diundang dalam pesta perjamuan itu ? ayat 3-4.
  4. Bagaimana sikap/respon orang-orang yang diundang ? ayat 5-6
  5. Bagaimana respon Sang Raja terhadap orang-orang yang mengabaikan undanganNya ? ayat 7. 

Renungan.     

Masa pelayanan Kristus Sang Mesias kita pahami sebagai sebuah pesta dimana Allah hendak menyatakan AnugerahNya kepada umatNya. Namun dalam menyatakan AnugerahNya tersebut umat Allah tidak merespon bahkan menolak Anugerah Allah itu. Untuk itulah maka Tuhan Yesus mengajar mereka melalui perumpamaan ini. Raja dalam perumpamaan ini telah merancang pestanya dengan matang. Ia mengundang orang-orang pilihan terlebih dulu, kemudian membuat persiapan yang cukup besar [ ayat 4 ] lembu tambun dan ternak piaraan telah disembelih. Dan ketika pesta akan berlangsung, para undangan dipanggil sekali lagi untuk kepastian hadir. Adapun respon orang-orang yang diundang adalah sebagai berikut :

  1. Tidak mengindahkan undangan Raja. Mereka hanya sibuk dengan urusan ladang dan usaha, sehingga mereka benar-benar mengabaikan undangan yang sangat istimewa dari sang Raja.
  2. Memusuhi Sang raja dengan menangkap, menyiksa dan membunuh hamba-hamba raja [ memberontak ]

 Umat Israel adalah umat yang mendapat undangan Sang Raja seperti dalam perumpamaan ini. Namun justru mereka tidak mengindahkan undangan tersebut bahkan memusuhi dan menolak Kristus Sang Mesias itu sendiri. Jika demikian ingatlah bahwa Tuhan yang adalah Sang Raja sendiri yang akan menghukum umatnya.

Sesungguhnya saat ini juga merupakan waktu Anugerah bagi setiap orang percaya/Kristen. Tuhan Sang Raja telah mengundang kita dalam pesta rohani  yang kita sebut sebagai ibadah raya atau ibadah minggu. Namun terkadang kita sebagai umat Tuhan seringkali tidak mengindahkan undangan Tuhan tersebut. Justru seringkali kita sibuk dengan urusan pekerjaan, bisnis/usaha yang kelihatan dapat menghasilkan uang. Atau seringkali kita acuh tak acuh dengan undangan Tuhan tersebut dengan menganggap bahwa ibadah, memuji Tuhan dan mendengarkan FirmanNya itu tidak penting, atau hal itu bisa di tunda. Dengan sikap seperti itu sebenarnya kita telah memberontak kepada Tuhan. Oleh sebab itu janganlah kita sekali-kali mengabaikan undangan Tuhan sebab Tuhan akan menghukum orang-orang yang memberontak kepadaNya. Lalu bagaimana dengan saudara ? apakah saudara meresponi undangan Tuhan dengan baik atau mengabaikannya? jawabannya ada dalam hati saudara masing-masing. 

“Janganlah kita mengabaikan undangan Tuhan”

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«