suplemenGKI.com

Sabtu, 7 Juli 2012.

06/07/2012

Markus 6:1-6b

 

Melayani Kaum Terdekat Adalah Sebuah Tantangan

            Ada dua sisi yang bertolak belakang jika kita ingin menyampaikan sesuatu kepada kaum terdekat, kerabat atau kepada orang-orang yang hidup dalam konteks yang sama dengan kita. Sisi pertama: Akan lebih mudah diterima oleh kaum terdekat, kerabat atau orang-orang yang hidup satu konteks dengan kita jika yang disampaikan, dilakukan adalah bersifat bantuan baik materil atau moril. Tetapi sisi ke dua: Tidak mudah bagi kita untuk memberikan pengertian, pemahaman atau konsep baru yang berbeda dengan mereka. Kecenderungan untuk ditolak atau diabaikan lebih besar. Mengapa demikian, karena mereka mengenal, mengetahui dan mengikuti perkembangan kita secara dekat akan merasa aneh, tidak masuk akal atau berpikir “tidak mungkin” bahwa orang yang mereka kenal, latar belakangnya diketahui sejak awal kemudian tiba-tiba ingin mengubah atau menyampaikan konsep, pengertian atau pemahaman baru yang selama ini mereka anggap tidak mungkin kita bisa lakukan. Mereka merasa punya alasan kuat untuk menolak. Sekalipun itu adalah sebuah kebenaran. Itulah yang dialami Yesus, ketika Ia akan melayani kota asal-Nya sendiri yaitu Nazaret.

 

Pertanyaan-pertanyaan penuntun:

  1. Menurut saudara, apa yang melatarbelakangi reaksi penolakan orang-orang Nazaret terhadap Yesus dan pengajaran-Nya?
  2. Bagaimana tanggapan Yesus terhadap penolakan yang Dia alami?
  3. Apa yang saudara lakukan jika mengalami hal yang sama dengan Yesus di keluarga, tetangga atau lingkungan saudara, sedang yang akan saudara sampaikan adalah untuk mengubah keadaan menjadi lebih baik!

 

Renungan:

Fakta sejarah memang menyatakan dengan jelas tentang asal Yesus secara manusia (lih. Mat 1:1-17,  Luk 1:26-26, 2:1-11 dan masih banyak lagi catatan tentang asal Yesus secara manusia) Hal itu memberikan alasan yang cukup kuat kepada kaum kerabat-Nya, orang-orang yang hidup satu konteks dengan Yesus untuk menolak, meragukan dan bahkan meremehkan apa yang dikatakan, dilakukan dan ditunjukkan-Nya (Band Mark 6:3) Tetapi ada alasan lain yang justru lebih mengherankan, yaitu pernyataan mereka “Dari mana diperoleh-Nya semuanya itu….” (lih. Ay. 2) Mereka sama sekali tidak berpikir atau tidak mengarahkan pikiran mereka, penilaian mereka dan respon mereka pada sisi adikodrati yang ada pada Yesus. Dengan kata lain mereka menutup diri terhadap karya Ilahi dalam diri Yesus yang sanggup mengubah yang biasa, yang tidak mungkin menjadi mungkin. Ketika mereka tidak membuka hati terhadap hal adikodrati di dalam Yesus maka sebenarnya mereka tidak mengetahui, tidak memahami serta tidak tanggap bahwa Yesus adalah pribadi Allah yang hadir di tengah-tengah mereka. Berarti mereka juga sama sekali tidak mengerti isi kitab suci yang telah menyaksikan siapa Yesus sebenarnya.

Tanggapan Yesus di ay. 4, mengandung makna yang luar biasa, karena tanggapan Yesus itu memberikan pemahaman tentang dua hal: Pertama Yesus mengerti sikap mereka terhadap orang yang dianggap biasa, sudah dikenal latarbelakangnya. Yesus menyadari bahwa itulah keterbatasan mereka. Kedua: Yesus tetap tidak mencoba untuk menjelaskan tentang siapa diri-Nya, sebaliknya Yesus melihat penolakan terhadap diri-Nya adalah kesempatan untuk membuka area pelayanan dalam scope yang lebih luas dengan mengatakan “Seorang nabi dihormati di mana-mana, kecuali di tempat asalnya sendiri…” Kalimat itu mengindikasikan bahwa pelayanan pemberitaan tentang kabar baik harus lebih luas sampai pada area yang tidak terbatas. Itulah sebabnya pada perikop selanjutnya Dia mengutus murid-murid-Nya ke tempat-tempat yang lebih luas lagi.

Suatu ketika kita juga bisa mengalami penolakan dari keluarga kita, lingkungan kita. Tetapi jika Tuhan menaruh misi kebenaran di dalam hati kita, sikap kita tetap harus terpanggil untuk menyampaikannya dan siap menerima keterbatasan orang lain yang belum mampu melihat kebenaran dari pemberitaan kita. Yang utama adalah kita tetap mengerjakan pemberitaan kebenaran itu. Tuhan memberkati.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«