suplemenGKI.com

Sabtu, 7 April 2018

06/04/2018

Percayakah Engkau?

Yohanes 20:24-29

 

Pengantar
Krisis kepercayaan mungkin saja terjadi pada setiap orang. Tanpa adanya bukti tidak akan membuat orang itu percaya pada kabar berita yang ia dengar walaupun si pembawa berita adalah orang terdekat. Sebagai orang Kristen apakah kita juga pernah mengalami krisis kepercayaan terhadap Tuhan yang belum pernah kita lihat? Marilah kita merenungkannya! 

Pemahaman

  • Ayat 24-25           : Siapakah yang mengalami krisis kepercayaan terhadap Tuhan?
  • Ayat 26-28           : Bagaimana cara Tuhan meyakinkannya supaya ia menjadi percaya?
  • Ayat 29     : Apakah pesan yang Tuhan sampaikan bagi orang yang percaya?

Ketika para murid telah berhasil mengimani Yesus yang bangkit, Tomas masih tertinggal. Dengan ucapannya yang cenderung dramatis (bdk.11:6), ia berkata bahwa ia tak akan percaya bahwa Yesus bangkit sebelum ia memasukkan jari-jarinya di bekas luka-luka tangan dan lambung Yesus (ayat 25 ). Akan tetapi ketika Tuhan Yesus menampakkan diri kepadanya dan meminta Tomas untuk meletakkan jarinya di bekas luka penyaliban-Nya, tanpa melakukan itu, Tomas segera membuat pengakuan iman, “Ya Tuhanku dan Allahku” (ayat 28)

“Tuhan” (Yun: Kyrios) berarti orang yang berkuasa penuh atas sesuatu yang menjadi milik-Nya yang sah. Tomas menjadi orang pertama yang secara tegas dan jelas mengaku bahwa Yesus adalah Tuhan dan Allah. Yesus adalah Tuhan Allah yang berkuasa atas hidup dan mati, atas langit dan bumi, atas segala sesuatu.

Dari kondisi ragu yang sangat kritis, Tomas melangkah maju menjadi pencetus pengakuan iman yang sedemikian penting dan bagian ini menjadi puncak dari kisah-kisah pengakuan terhadap Yesus. Dia mengalami pertumbuhan iman. Dari tak percaya menjadi percaya sepenuh hati.

 

Refleksi
Dalam keheningan, ingatlah perjalanan iman Anda. Pernahkah Anda memiliki keraguan terhadap Tuhan yang hadir dan berkarya dalam kehidupan ini? Apakah yang telah Anda lakukan untuk memperkuat iman akan kehadiran Tuhan yang hidup? 

Tekadku
Tuhan ampunilah aku bila sempat meragukan Engkau sebagai Allah yang nyata dihidupku. Bawa aku lebih dalam lagi untuk mengenal Engkau supaya aku tidak lagi meragukan kuasa-Mu sebagai Tuhan Allah yang hidup.

Tindakanku
Aku mau mendekat dan mengenal Tuhan lebih dalam. Aku mau selalu membaca dan memahami firman-Nya dengan kesungguhan hati. Aku mau selalu berkomunikasi dengan-Nya lewat doa dan saat teduh bersama-sama dengan keluarga.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«