suplemenGKI.com

Sabtu, 6 Juni 2020

05/06/2020

JADILAH SEMPURNA

2 Korintus 13:11-13

 

PENGANTAR
Jika ingin berjalan cepat berjalanlah sendirian, jika kamu ingin berjalan jauh, berjalanlah bersama-sama.  Kutipan yang kabarnya disampaikan John F. Kennedy ini mengingatkan bahwa kehidupan identik dengan beragam pilihan yang harus diputuskan.   Namun yang juga penting, apapun pilihannya, keputusan itu selalu mempunyai konsekuensi yang harus ditanggung.  Kebenaran inilah yang menjadi garis merah pesan Paulus bagi jemaat di Korintus, khususnya dalam konteks hidup bersama. Apa dan mengapa Paulus menasihatkan jemaat untuk “sempurna”?  Mari kita baca dan renungkan bacaan hari ini!

PEMAHAMAN

  • Apa yang Paulus nasehatkan kepada jemaat di Korintus?  (ayat 11)
  • Apa yang menjadi dasar nasehat Paulus kepada jemaat di Korintus? (ayat 11b, 13)
  • Bagaimana seharusnya saudara bersikap di tengah kebersamaan?

Korintus merupakan kota pelabuhan yang cukup ramai di jamannya.  Keadaan ini menarik banyak pendatang untuk berdagang dan tinggal.  Alhasil, dalam keseharian terjadi percampuran kebudayaan yang memengaruhi cara merespons kehidupan.  Keragaman itu sendiri sangat mungkin berimbas juga pada terjadinya banyak persoalan di seputar kehidupan jemaat.  Mulai dari perdebatan pengajaran dasar, moralitas hidup, pernikahan, kesombongan karunia, makanan haram/halal, dan lain-lain, sampai puncaknya meragukan kerasulan Paulus.  Itu sebabnya, maksud penulisan surat ini, selain menjelaskan kebenaran kerasulan Paulus,  juga dimaksudkan untuk menasehati jemaat terkait erat dengan pertikaian yang terjadi sebelumnya (di I Korintus).

Paulus bukan menolak adanya konflik, tetapi ia lebih menyoroti adanya keregangan relasi yang mendasari konflik di jemaat.  Itu sebabnya di penutup suratnya, Paulus meminta semua pihak “usahakanlah dirimu supaya sempurna” (ayat 11). Kata “sempurna” secara harfiah berarti “untuk menyesuaikan (bergabung) bersama atau untuk kompak bersama”.  Artinya, berbeda adalah hal yang normal, namun yang penting bagaimana setiap pribadi berkenan belajar menyesuaikan diri atau terus menerus berupaya memahami dan menerima perbedaan itu demi tujuan bersama (kompak). Paulus juga menuliskan tercapainya kekompakan tersebut dengan syarat:  sehati sepikir, hidup dalam damai sejahtera dan kasih (ayat 11b).  Tiga kata kunci ini ibarat harga yang harus dibayar ketika membangun relasi di tengah perbedaan.  Ide sebagus apapun tidak akan berguna jikalau tidak ada kesehatian melaksanakannya.  Kekayaan karunia dan talenta hanya akan memisahkan kesatuan jemaat, jika tidak ada damai sejahtera dan kasih satu dengan lainnya.  Siapapun boleh punya ide besar dan kreativitas dalam mengembangkan kehidupan berjemaat, tapi semua itu tidak akan ada gunanya bila dibangun dari kesombongan diri.  Tidak ada jalan lain selain masing-masing peribadi mengusahakan dirinya “sempurna” alias menyesuaikan diri, sebab berjemaat bukan tentang saya atau kamu sebagai pribadi, tetapi tentang kita bersama.  Mari bergerak sebagai kita.  Mari mencapai tujuan bersama sebagai kita.  Jadi mari berjalan bersama, meskipun lama, tapi percayalah dampaknya akan jauh ke depan lebih baik.

REFLEKSI
Mari merenungkan: Adakah hari ini kita masih melayani sebagai “aku”?  Adakah hari ini kita masih ingin lebih di dengar daripada yang lain?  Katakan dalam hati:  “Sehebat apapun ide dan talentaku, berjemaat bukanlah tentang aku, tetapi tentang kita bersama.  Aku mau sehati sepikir, penuh kasih dan damai sejahtera untuk mengembangkan kehidupan bersama sebagai jemaat”. 

TEKADKU
Ya Tuhan, trimakasih atas nasihat-Mu.  Apapun yang menjadi tantangan di dalam kehidupan berjemaat dan pelayanan, aku akan tetap belajar menyesuikan diri dan mengelola semua itu bersama yang lain, di dalam kasih dan damai sejahtera Tuhan. 

TINDAKANKU
Aku mau belajar rendah hati; mau mengampuni dan menerima orang lain sebagai teman kasih karunia dari Tuhan dalam mengembangkan kehidupan berjemaat dan pelayanan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«