suplemenGKI.com

2 Timotius 1:7-14

TETAPLAH BERSEMANGAT DALAM PEMBERITAAN INJIL & PELAYANANMU

Pengantar
Timotius dalam bahasa Yunani Timótheos yang artinya “memuliakan Tuhan” adalah seorang pemuda Kristen yang memberi diri untuk memberitakan injil ke berbagai tempat dan melayani jemaat. Usia yang masih muda tidak menghambat keinginan dan kemauan Timotius untuk tetap memberikan yang terbaik bagi Tuhan. Terlepas dari usia yang masih sangat muda, Timotius adalah teladan yang baik bagi umat dimasa sekarang.

Timotius hidup pada jaman kekristenan mengalami banyak sekali tekanan dan hambatan. Luar biasanya Timotius tetap memberi diri untuk melakukan tanggungjawab imannya. Dia tidak melihat tekanan dan hambatan sebagai alasan untuk tidak melakukan sesuatu. Timotius tetap setia dalam pemberitaan Injil dan pelayanannya

Pemahaman

Ayat 7-10             Mengapa Timotius didorong untuk terus berani memberitakan injil ?
Ayat 11-14           konsekuensi apa yang diterima Paulus karena pemberitaan injil sebagai teladan bagi Timotius ?

Paulus menyadari bahwa Timotius yang masih muda harus mengendalikan rasa kuatir oleh karena beratnya tanggungjawab pemberitaan Injil dan  pelayanan. Itulah sebabnya Paulus terus memotivasi dan menyemangati Timotius untuk terus memberitakan Injil dan melayani. Paulus menyampaikan satu-satunya alasan mengapa pemberitaan Injil dan pelayanan harus terus dilakukan, yakni karena Kristus telah menyelamatkan semua orang. Keselamatan oleh Kristus adalah anugerah bukan usaha manusia. Keselamatan yang membawa semua orang pada kehidupan kekal di kerajaan Sorga (ayat 7-10).

Paulus menghadapi tantangan yang tidak mudah dalam pemberitaan injil dan pelayanannya. Namun semua itu tidak menyurutkan semangat Paulus. Meski Paulus harus mengalami penderitaan namun Paulus tetap memberikan yang terbaik bagi Allah (ayat 11-12). Paulus memperlihatkan dirinya sebagai teladan bagi Timotius.

Paulus juga mengingatkan Timotius untuk tetap setia dalam pemberitaan Injil dan pelayanannya (ayat 13-14). Seluruh pekerjaan itu adalah sebuah kepercayaan. Memberitakan Injil dan pelayanan adalah tanggungjawab yang Tuhan percayakan kepada Paulus, Timotius dan umat dimasa sekarang. Mengabaikan tanggungjawab itu sama halnya dengan mengabaikan kehendak TUHAN.

Refleksi
Setiap zaman memiliki tantangannya sendiri-sendiri. Namun tanggungjawab memberitakan Injil dan melayani tidak akan pernah surut. Karena itu adalah tanggungjawab dari Allah yang ditujukan kepada semua orang yang telah menerima anugerah keselamatan.

Tekadku
Ya Allah, mampukan kami untuk dengan tulus hati menerima tanggungjawab pemberitaan Injil dan pelayanan yang Engkau sudah percayakan. Jangan biarkan kami mengabaikan semua itu dengan alasan apapun karena semuanya itu adalah tanggungjawab iman kami kepada-MU.

Tindakanku
Memberi diri untuk terlibat dalam pelayanan dan belajar memberitakan Injil Kristus kepada semua orang.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«