suplemenGKI.com

TETAP SEMANGAT

Matius 2:1-12

 

Pengantar
Ketika menghadapi masalah, dan pergumulan yang datang silih berganti dalam kehidupan, misalnya: dalam keluarga (rumah tangga), pekerjaan, pelayanan, study, dsb, seringkali yang kita lakukan adalah mengeluh, marah, dan menyerah dengan keadaan. Bahkan ada yang sampai putus asa dan lebih memilih mengakhiri hidupnya. Sebagai orang percaya, bagaimana sikap yang seharunya kita lakukan ketika kita menghadapi tantangan dan kesulitan? Mari kita renungkan?

Pemahaman

  • Ayat 1-2                 : Siapakah orang-orang Majus dari Timur itu? Apakah yang mereka lakukan?
  • Ayat 3-12               : Tantangan atau kesulitan apakah yang dihadapi oleh orang-orang majus untuk bertemu dengan Yesus?
  • Tantangan dan kesulitan apakah yang saudara hadapi saat ini? Bagaimanakah respon saudara ketika menghadapi tantangan dan kesulitan itu?

Orang-orang Majus adalah orang berpendidikan, yang pandai dalam ilmu perbintangan. Mereka pandai mengartikan gerak-gerik planet dan bintang yang diyakini memiliki hubungan dengan kehidupan manusia. Biasanya melalui perbintangan itu, mereka meramal dan menafsir mimpi. Mereka datang dari ‘Timur’ kemungkinan besar adalah Babilonia, sebab sebelah timur Palestina adalah Babilonia. Mereka bukan orang Yahudi, dan yang pasti mereka belum mengenal TUHAN Allah Israel dan tidak pernah mengerti tentang nubuat dan berita tentang kelahiran Yesus, Sang Mesias. Namun, Tuhan memakai sebuah bintang untuk memberikan petunjuk bagi mereka untuk mencari dan menemukan Raja yang lahir.

Tantangan dan kesulitan yang mereka hadapi adalah: Pertama, mereka hanya bermodalkan petunjuk bintang, mereka belum mengerti betul siapakah Sang Raja yang lahir itu, sehingga mereka mencari dengan bertanya kepada semua orang “Dimanakah Dia, raja orang Yahudi yang baru lahir itu?” (Ay. 2). Tantangan kedua, Mereka harus berhadapan dengan raja Herodes yang terkenal kejam yang selalu kuatir akan kehilangan kekuasaannya (Ay. 3-9). Ketiga, mereka harus menempuh perjalanan yang cukup jauh dan membutuhkan waktu yang panjang dari Timur ke Palestina. Tentu saja dalam perjalanan itu, mereka juga berhadapan dengan bahaya dan para penjahat.

Menghadapi tantangan dan kesulitan itu, orang-orang Majus tidak menyerah, mereka terus semangat. Mereka terus berusaha, hingga pada akhirnya mereka berhasil berjumpa dengan sang Raja dan memberikan persembahan: emas, kemenyan dan mur kepada Yesus (Ay. 10-11)

Refleksi
Renungkalah: dalam setiap pergumulan dan masalah yang kita hadapi, percayalah bahwa Tuhan pasti memberikan kita petunjuk untuk menghadapi dan menyelesaikan pergumulan itu. Yang Tuhan mau adalah supaya kita taat dan mau mengikuti petunjuk-Nya itu.

Tekadku
Ya Tuhan, tolong saya untuk tidak cepat menyerah, dan terus bersemangat menjalani kehidupan yang penuh dengan tantangan dan kesulitan. Berikanlah kepekaan untuk bisa menemukan petunjuk-Mu setiap hari.

Tindakanku
Mulai hari ini saya akan lebih rajin bersaat teduh (membaca Alkitab, berdoa) yang adalah petunjuk-Mu setiap hari, supaya saya bisa menghadapi masalah dan pergumulan setiap hari.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«