suplemenGKI.com

2 Petrus 3:8-15

MENANTIKAN KRISTUS DENGAN HIDUP KUDUS

 

PENGANTAR
Tidak banyak orang yang suka menunggu. Namun, suka atau tidak, kita semua adalah orang-orang yang sedang menunggu. Kita semua, orang-orang percaya, sedang menunggu kedatangan Tuhan kembali. Karena itu sangatlah penting untuk mengetahui bagaimanakah seharusnya sikap kita selama menunggu kedatangan-Nya. Selain menghindarkan kita dari kejenuhan, sikap yang tepat dalam menantikan kedatangan-Nya juga akan memampukan kita memahami kesabaran-Nya dan terlibat aktif di dalam rencana-Nya.

PEMAHAMAN

  • Ayat 8-9.        Pada waktu itu, banyak orang yang merasa jemu menunggu kedatangan-Nya. Mereka merasa sudah terlalu lama menantikan kedatangan-Nya. Bagaimana Petrus menanggapi hal ini?
  • Ayat 10-13.   Ketidakpastian mengenai waktu kedatangan-Nya, dan berbagai bencana yang akan mendahuluinya, juga membuat sebagian dari mereka merasa panik. Bagaimana nasihat Petrus mengenai hal ini?
  • Ayat 14-15.   Mengapa nasihat untuk hidup kudus diulangi di bagian ini? Apa bedanya dengan nasihat di ayat 11?

Mengapa Tuhan tidak segera datang? Mengapa kita harus menunggu sedemikian lama? Petrus memberikan dua jawaban. Pertama, Tuhan menghitung waktu secara berbeda dengan manusia. Tuhan melihat waktu dalam skala keabadian. Bagi Tuhan sehari seperti seribu tahun, dan seribu tahun seperti sehari (ay. 8).  Kedua, Tuhan ingin sebanyak mungkin orang diselamatkan (ay. 9). Tuhan menghitung waktu dengan kesabaran-Nya. Kesabaran Tuhan itulah yang membuat kedatangan-Nya terasa lama bagi manusia.

Di bagian ini Petrus memperingatkan bahwa kedatangan Tuhan akan sangat mengejutkan dan disertai berbagai bencana (ay. 10). Namun, hal itu tidak perlu membuat mereka panik. Mengapa demikian?  Pertama, hal itu akan memotivasi umat Tuhan untuk hidup kudus dan saleh (ay. 11). Kehidupan saleh umat Tuhan, doa mereka, dan kesaksian mereka membantu membawa orang lain pada pertobatan, dan karenanya akan mempercepat kedatangan-Nya (ay. 12, band. ay. 9). Kedua, kehancuran sistem kosmik yang lama akan memberi jalan bagi datangnya langit baru dan bumi baru yang dinanti-nantikan oleh orang percaya (ay. 13a). Langit baru dan bumi baru itu akan dipenuhi dengan kebenaran (ay. 13b).

Ada hal penting yang diulangi di bagian ini: umat Tuhan harus menantikan kedatangan Tuhan dengan berusaha hidup kudus (ay. 14a, tak bercacat dan tak bernoda). Namun, ada satu hal lain yang ditambahkan: “dalam perdamaian dengan Dia” (ay. 14b). Selain membawa orang lain kepada pertobatan, mereka yang hidup kudus akan menikmati hubungan yang indah dengan Tuhan. Itulah cara terbaik untuk memanfaatkan kesabaran Tuhan (ay. 15).

REFLEKSI
Jangan pernah berhenti berusaha hidup kudus. Itulah cara yang terbaik untuk menantikan kedatangan-Nya.

TEKADKU
Tuhan, tolonglah aku yang sedang berusaha membuang kebiasaan burukku, yaitu … … … .

TINDAKANKU
Aku akan meminta nasihat dari seseorang yang tepat mengenai bagaimana aku dapat mengalahkan kebiasaan burukku, yaitu … … … (isilah sesuai pergumulan Anda).

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«