suplemenGKI.com

Sabtu, 5 April 2014

04/04/2014

Yohanes 11:1-17.

 

Yesus Menyatakan Kemuliaan-Nya

 

Pengantar:
Dalam Injil Yohanes 11 ini diceritakan tentang Yesus melakukan mujizat yang sangat mencengangkan banyak orang, yaitu Dia membangkitkan Lazarus yang sudah empat hari mati. Kisah ini hanya dicatat oleh Yohanes, dan diuraikan secara panjang lebar, karena peristiwa mujizat Yesus membangkitkan Lazarus ini akan menjadi suatu simbol atau lambang tentang kebangkitan dari antara orang mati yang nantinya akan disempurnakan dalam pernyataan Tuhan Yesus sendiri (11:25) Selain itu berita injil Yohanes juga sangat kental dengan penyataan kemuliaan Tuhan Yesus yang adalah sang hidup dan terang manusia (1:4)

 Pemahaman:

  1. Apa makna pernyataan Yesus ketika mendengar kabar Lazarus sakit kemudian mengatakan bahwa: Penyakit itu tidak akan membawa kematian….! (Lih. v. 4)
  2. Mengapa murid-murid merisaukan ajakan Yesus pergi ke Yerusalem?
  3. Apa maksud jawaban Yesus di ayat. 9-10?

Salah satu alasan penolakan para agamawan Yahudi terhadap Yesus adalah karena ajaran tentang kebangkitan orang mati. Bagi mereka itu adalah tidak mungkin. Mereka anggap ajaran Yesus itu adalah sesat. Hal itu karena mereka tidak mengenal Yesus sesungguhnya adalah Sang Mesias yang berkuasa menyelamatkan dan memberi hidup kekal.

            Bukan hanya para agamawan Yahudi saja yang tidak mengenal bahwa Yesus adalah Mesias yang menyelamatkan dan memberi hidup, murid-murid pun masih terbatas mengenal siapa Yesus, sehingga mereka begitu risau akan keselamatan pisik mereka ketika Yesus mengajak mereka ke Yerusalem, karena sebelumnya pernah diancam dengan lemparan batu oleh para Yahudi, akibat pengajaran Yesus tentang kebangkitan orang mati (11:8)

            Pada kesempatan ini Yesus memberikan kuliah khusus pada murid-murid terkait dengan kebangkitan orang mati. Yesus mengatakan bahwa Lazarus yang sudah mati itu hanya tidur. Kemudian Yesus membuktikan bahwa apa yang diajarkan-Nya tentang kebangkitan orang mati itu adalah sebuah  perjumpaan iman dengan Tuhan Yesus dalam arti yang sesungguhnya. Karena itu ketika seseorang beriman kepada Yesus dengan sungguh-sungguh maka ia pasti mampu memahami pengajaran Yesus, termasuk mempercayai ajaran tentang kebangkitan orang mati. Bagi merekalah Yesus berkata “Akulah kebangkitan dan hidup, barangsiapa percaya kepada-Ku ia akan hidup walaupun ia sudah mati”      

Refleksi:
Tidak mungkin untuk memahami kemuliaan ajaran Kristus jika kita mencoba memahaminya dengan kemampuan manusiawi kita, tetapi kita akan dapat memahami kemuliaan pengajaran Kristus jika kita percaya sungguh-sungguh kepada-Nya.

Tekad:
Tuhan Yesus, tolonglah agar saya tidak memahami-Mu dengan kekuatan manusiawi belaka, tetapi dengan beriman sepenuhnya kepada-Mu.

Tindakan:
Mulai saat ini saya belajar memahami kemuliaan pengajaran Kristus dengan beriman hanya kepada Kristus saja.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«