suplemenGKI.com

Filipi 3:4-14

RINDU KENAL KRISTUS

 

Pengantar
Pepatah umum yang telah kita kenal mengatakan ‘Tak kenal maka tak sayang’.  Mengenal adalah sikap dan tindakan yang harus diusahakan sebab dari situlah akan timbul ‘segala rasa’.  Rasa memiliki, bertanggungjawab, kasih, dll.  Bagaimana dengan pengenalan kita kepada Kristus?

Pemahaman

Ayat 4-6: Bagaimana rasul Paulus menilai pengenalannya terhadap hukum Taurat?

Ayat 7-11: Bagaimana rasul Paulus meninggalkan kehidupan lama setelah mengenal Kristus?

Ayat 12-14: Apakah rasul Paulus merasa puas dengan pengenalannya akan Kristus?  Apa tekad Paulus dalam usaha mengenal Dia?  Bagaimana tekad kita dalam mengenal Kristus?

Paulus paham betul bahwa pengenalannya terhadap hukum Taurat telah mempengaruhi sikap dan tindakannya selama ini terhadap Kristus dan para pengikut-Nya.  Namun, dalam perikop ini pula kita dapat menemukan bahwa Paulus telah melepaskan segala pengenalan dan pengaruh hukum Taurat itu sebab telah mendapatkan pribadi yang lebih berharga dalam hidupnya.  Setelah menjalani hidup yang diubahkan karena pengenalan akan Kristus, apakah kemudian Paulus merasa sudah cukup?

Dalam perikop ini kita menemukan Paulus menilai diri dengan benar, tidak berlebihan.  Paulus tidak menyatakan dirinya telah sempurna dan memperoleh pengenalan tuntas akan Kristus.  Apakah Paulus mengenal Kristus? Ya.  Apakah dia telah mengenal-Nya penuh?  Paulus mengatakan belum!  Dan itulah yang terus dia kejar.  Paulus terus mencari meskipun dia telah mendapatkan.   Paulus tidak mengijinkan apa yang sudah dicapainya menjadikannya puas diri atau berbangga diri sehingga pengenalan itu menjadi terhenti.  Melainkan dia mengarahkan dirinya kepada apa yang masih dapat dia peroleh.  Orang yang sedemikian akan maju terus, tidak mungkin mandeg pertumbuhan imannya (ay. 12-14).

Salah satu nasihat rasul Paulus agar lebih mengenal Dia adalah ‘melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku dan berlari-lari kepada tujuan…’ (ay.13-14).  Paulus mendorong jemaat untuk melanjutkan proses pengenalan yang bersifat progresif atau terus menerus (ay.15-16).  Paulus mengajak untuk mengarahkan pandangan ke depan, terus belajar mengenal Dia dan melakukan pekerjaan-Nya dengan baik hingga sampai pada tujuan akhir bertemu dengan Dia untuk mempertanggungjawabkan hidup dan karya.

Refleksi
Dalam hening mari merenungkan: sudah puaskah dengan pengenalan anda akan Kristus? Apakah anda sedang mengalami kemandeg-an bahkan sedang mundur?  Tidak ada gol yang berarti bagi orang yang kenal Kristus selain makin mengenal dan menyerupai Dia

Tekadku
Tuhan tolonglah agar aku terus rindu mengenal Engkau.  Sebab, pengenalan dan pengalaman imanku sejauh ini tidak akan pernah sempurna sampai berjumpa dengan Engkau kelak.

Tindakanku
Walau ada tantangan aku mau menyediakan waktu membaca firman-Nya dan terus semangat berkarya bagi kemuliaan Tuhan.

 

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*