suplemenGKI.com

Sabtu, 4 Juni 2016

03/06/2016

Bersaksi Di Tengah-Tengah Kesulitan

Kis 26:1-11

 

Pengantar
Menjadi terdakwa tentulah tidak menyenangkan, apalagi yang didakwakan tidak sesuai dengan apa yang dilakukan oleh terdakwa. Maka kesempatan untuk membela diri sendiri adalah sesuatu yang sangat berharga bagi terdakwa, supaya dengan pembelaan diri ini hakim dapat bertindak atau memutuskan perkara dengan baik. Bagaimana Paulus menghadapi dakwaannya?

Pemahaman

Ay 1, Apa yang raja Agripa sampaikan kepada Paulus?

Ay 2-5, Apa yang Paulus ungkapkan dalam pengadilan tersebut?

Ay 6-8, Apa yang disaksikan Paulus ketika menghadap pengadilan itu?

Ay 9-11, Apa yang dahulu Paulus pernah lakukan kepada pengikut Kristus?

Raja Agripa ingin mendengarkan pembelaan dari Paulus langsung maka ia memberikan kesempatan kepada Paulus untuk berbicara.

Paulus mulai menjelaskan latar belakang sebagai orang Yahudi, hidup di tengah-tengah bangsa Israel di Yerusalem, Paulus juga termasuk orang Farisi. Mengenai hukum Taurat dan peraturannya Paulus sudah paham betul.

Paulus menyakini bahwa Allah nenek moyangnya menggenapkan janji yang sudah diberikannya, yang sudah dinanti-nantikan oleh ke dua belas suku Israel. Oleh sebab itu Paulus berpegang kepada janji-janji Tuhan. Bahkan Paulus juga menganggap tidak ada yang mustahil yang dapat dilakukan Allah termasuk membangkitkan orang mati. Paulus seakan-akan mempertanyakan mengapa ketika ia percaya kepada Allah yang memberikan janji itu, ia dipersalahkan dan bahkan akan dihukum?

Paulus menceritakan bagaimana ia dulu dengan keras menentang nama Yesus dari Nazaret, bahkan memasukan banyak orang kudus ke penjara sampai Paulus juga setuju untuk mereka di hukum mati. Paulus juga banyak menangkap pengikut Kristus, serta menyiksanya dan memaksanya untuk menyangkal imannya, sampai di kota-kota yang jauh.

Bagi Paulus ini adalah saat saat yang sulit dalam hidupnya, namun bagi Paulus ini juga kesempatan yang besar untuk berbicara dengan raja Agripa teristimewa menyampaikan kesaksian Paulus sebagai pengikut Kristus. Bahkan kita menyaksikan bahwa Paulus jugamengajak raja Agripa untuk menjadi pengikut Kristus.

Refleksi
Renungkanlah: Berapa banyak waktu kita gunakan untuk bersaksi bagi diri kita sendiri dan keluarga kita. Pernahkan anda sengaja menceritakan/menyaksikan Yesus kepada orang lain?

Tekad
Ya Tuhan, sering kali kami bangga dengan apa yang kami peroleh dan bahkan kami menceritakan kepada banyak teman, namun kami hampir tidak pernah bercerita tentang Engkau yang sudah mengasihi kami ini. Ampunilah dosakami ya Tuhan. Amin

Tindakanku
Hari ini aku akan menceritakan Yesus yang hidup dalam kehidupanku kepada orang atau temanku.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*