suplemenGKI.com

TURUT BERPERAN SERUKAN PERTOBATAN

Lukas 3:1-4

 

PENGANTAR
Persiapan adalah cara terbaik dalam menghadapi situasi apapun.  Rasanya, tidak ada cara terbaik yang bisa dilakukan seseorang untuk menghadapi segala sesuatu selain mempersiapkan diri menghadapinya.  Hal itu berarti, salah satu kunci keberhasilan seseorang terletak pada persiapan yang dilakukan; baik menyangkut kemampuan umum (softskill) maupun kemampuan khusus (hardskill).  Jika seseorang sering melakukan persiapan, maka sesering itulah dia semakin terampil dengan apa yang dikerjakannya.  Apa yang Allah lakukan melalui Yohanes Pembaptis dalam mempersiapkan misi karya keselamatan-Nya bagi manusia berdosa?  Mari kita merenungkan!

PEMAHAMAN

  • Kepada siapa saja berita pertobatan itu disampaikan (ayat 1-2)
  • Apa yang Yohanes lakukan dan serukan? (ayat 3-4)
  • Bagaimana saudara mempersiapkan diri turut berperan dalam misi keselamatan Allah bagi dunia sekitar?

Dalam kerangka karya keselamatan Allah melalui Yesus Kristus, ternyata tidak serta merta Dia datang begitu saja.  Sebelum Dia memulai karya-Nya, Allah mempersiapkan dan memakai hamba-Nya, yaitu Yohanes Pembaptis untuk mempersiapkan jalan bagi-Nya.  Mempersiapkan jalan bagi karya Allah ini telah dinubuatkan oleh nabi Yesaya (Yesaya 40:3-5).  Dan Injil Lukas menuliskan kehadiran Yohanes Pembaptis sebagai “Ada suara yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya.” (ayat 3).

Pertanyaannya adalah situasi seperti apa yang dihadapi Yohanes?  Injil Lukas memberi informasi cukup detail tentang siapa saja para penguasa yang ada saat itu, ketika Yohanes tampil di depan publik untuk menyerukan pertobatan.  Tokoh yang berada dalam lingkaran pembesar kekaisaran Romawi: ada Kaisar Tiberius, Pontius Pilatus sebagai wali negeri Yudea, Herodes raja wilayah Galilea, Filipus saudara Herodes sebagai raja wilayah Iturea dan Trakhonitis, juga raja Lisanias yang menguasai wilayah Abilene.  Bahkan ada dua imam besar yang turut berkuasa di tengah-tengah umat Tuhan, yaitu imam besar Hanas dan Kayafas.  Injil Lukas menyebut para tokoh tersebut hendak menunjukkan betapa sulitnya kehidupan umat Tuhan karena adanya kebijakan bagi kehidupan masyarakat Yahudi dan peribadahan yang harus ditaati.  Selain umat Israel, para tokoh inilah yang menjadi sasaran penerima berita pertobatan, sebab mereka hidup dalam kesombongan dan kemunafikan.  Sekaligus para tokoh ini seolah menjadi penentu apa yang akan terjadi dalam perjalanan dan kehidupan Yohanes dalam mempersiapkan jalan bagi hadirnya Sang Mesias.  Hal itu terbukti pada akhirnya Yohanes ditangkap, dipenjarakan bahkan dibunuh.

Di tengah tantangan seperti itu, kehadiran Yohanes Pembaptis dilihat sebagai suara yang berseru-seru di padang gurun (ayat 4) untuk mempersiapkan kedatangan Kristus.  Tentu saja persiapan yang dimaksudkan Yohanes bukanlah secara lahiriah, melainkan batiniah.  Oleh sebab itu Yohanes datang ke seluruh daerah Yordan untuk menyerukan pertobatan agar siap menyambut Sang Penyelamat manusia berdosa.

REFLEKSI
Mari merenungkan: Allah rindu memakai setiap orang percaya untuk menyerukan pertobatan kepada sekitar.  Tentu saja pertobatan itu seharusnya dimulai dari diri sendiri.

TEKADKU
Ya Tuhan, tolonglah agar aku turut berperan dalam menyerukan berita pertobatan bagi sekitar.  Oleh sebab itu tolonglah agar aku mempersiapkan diri setiap hari dengan berdoa, membaca firman-Mu serta bersedia bertobat.  Agar aku siap menghadapi tantangan dan kesulitan apapun saat menjalani panggilan-Mu.

TINDAKANKU
Hari ini aku mau menghafal 2 Timotius 4:2 “Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«