suplemenGKI.com

Sabtu, 31 Mei 2014

30/05/2014

HIDUP PERLU PERENCANAAN YANG BAIK

 

Kejadian 1 : 9, 10, 20 – 22

 

Pengantar
Seseorang yang akan membuat sebuah kendaraan darat untuk memudahkan atau mempercepat perjalanannya tentu perlu mempersiapkan bahan-bahan dan peralatan untuk pembuatan kendaraan tersebut. Tetapi sesungguhnya tidak hanya persiapan yang berkaitan dengan pengadaan bagian-bagian dari kendaraan yang akan dibuat tapi juga sarana jalan untuk dapat dilalui. Pertanyaannya, apa yang selama ini sering kita lakukan? Membuat kendaraan terlebih dahulu atau menyediakan jalan untuk dilalui. Bacaan kita hari ini akan memperlihatkan bagaimana cara TUHAN bekerja.

Pemahaman

Ayat 9 – 10           :  Apa hal menarik di dalam dua ayat ini ?

Ayat 20 – 22         :  Apa makna dari berkat TUHAN kepada binatang-binatang di laut, di air, dan di udara?

Hal menarik di dalam ayat 9 dan 10 adalah bahwa TUHAN melakukan segala sesuatunya secara terencana dan bertahap, ini adalah proses penciptaan di hari kelima. Proses penciptaan dikatakan terencana karena diciptakan dalam sebuah kesatuan karya Penciptaan, dan proses ini dilihat sebagai hal yang bertahap karena bagian ini akan menjadi persiapan untuk proses karya selanjutnya serta melengkapi karya sebelumnya. Bahkan darat dan laut/air akan menjadi tempat kehidupan segenap makhluk hidup.

Di mana dalam ayat 20 dan 21 hal ini diteruskan dengan penciptaan binatang-binatang di laut, di air, dan di udara yang menghuninya. Dan ALLAH melihat semuanya itu baik (ayat 10 dan ayat 21).

Berkat TUHAN bagi binatang-binatang di laut, di air dan di udara yang berupa ‘penugasan’ kepada mereka untuk berkembang biak dan bertambah banyak (ayat 22) memberi makna penting, bahwa berkat itu dapat berupa sebuah tanggung jawab, yang di dalamnya terkandung pemeliharaan TUHAN agar lestari kehidupan ini. Berkat tidak hanya berupa pemberian materi atau kekuatan untuk menjawab kebutuhan untuk hidup , tapi juga berupa pemberian peran untuk terlibat dalam menjawab kebutuhan tersebut.

 

Refleksi
Renungkanlah sejenak! Bagaimana selama ini kita berkarya? Apakah kita berkarya dalam sebuah perencanaan yang utuh dan secara bertahap mewujudkannya? Ataukah kita melakukan sesuatu berdasarkan keinginan sesaat dan bersifat spontanitas? Lalu bagaimana selama ini kita memahami arti berkat? Apakah kita juga telah sampai pada pemahaman bahwa berkat dapat juga berupa sebuah pemberian peran?

 

Tekad
Ya TUHAN, tolonglah saya akan dapat berkarya dengan sebuah perencanaan yang baik, sebagaimana TUHAN teladankan. Dan biarlah semua peran dan karya yang saya lakukan juga dapat saya pahami sebagai berkat TUHAN bagi kelestarian hidup.

 

Tindakanku
Hari ini saya akan mulai memikirkan sebuah karya yang terencana untuk pelestarian lingkungan hidup, dan yang baik dalam pandangan TUHAN.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«