suplemenGKI.com

Sabtu, 31 Juli 2021

30/07/2021

Efesus 4:8-16

 

“Tips kasih dan Pembangunan Tubuh Kristus 2”

Pengantar:
            Ketika masih duduk di bangku SMP, sekolah kami selalu mengadakan kegiatan Pramuka pada setiap liburan kenaikan kelas. Saya sangat senang mengikuti kegiatan tersebut. Hal penting yang saya pelajari adalah pendelegasian tugas yang sesuai dengan kemampuan siswa masing-masing. Hasilnya tugas-tugas yang diberikan panitia selalu bisa dilakukan dengan baik. Itulah pentingnya mendelegasikan tugas yang sesuai dengan potensinya. Melalui bacaan hari ini kita akan belajar dari nasihat Paulus tentang keberbedaan yang efektif.

Pemahaman: 

  1. Apa makna Paulus mengutip Mazmur 69:19 (v. 8) dan nasihatnya di ayat  ayat 9-10?
  2. Apa tujuan Paulus menjelaskan fungsi dan tugas masing-masing unsur? (v. 11-16)

Pada ayat 8-10, Paulus hendak menekankan dan menegaskan bahwa di atas segala karunia, potensi dan kemampuan baik mereka yang dikaruniai jabatan atau tidak dikaruniai jabatan di lingkungan pelayanan adalah semua atas anugerah dan kuasa dari Tuhan Yesus Kristus yang bertakhta di takhta-Nya yang mulia. Dari penghayatan demikian maka Paulus menjelaskan adanya berbagai karunia yang diberikan berdasarkan kehendak Allah agar berfungsi untuk pelayanan dalam jemaat. Tuhan memberikan orang-orang tertentu dengan jabatan nabi, rasul, gembala, pemberita-pemberita dan pengajar-pengajar untuk membimbing dan memperlengkapi umat-Nya agar mereka mengalami pertumbuhan dan pengenalan akan Allah secara dewasa dan mandiri, tidak mudah disesatkan dan teguh bertumbuh ke arah Kristus. Karunia yang satu tidak bisa dipisahkan dengan karunia lainnya. Semua karunia merupakan satu kesatuan tidak ada karunia yang lebih rendah atau pun yang lebih tinggi. Semuanya bermanfaat atau berguna bagi pertumbuhan dan perkembangan jemaat. Tuhan sendiri yang memperlengkapi umat-Nya dan memberikan tugas, yaitu untuk memelihara kesatuan jemaat sebagai tubuh Kristus. Semua unsur dalam koridor pelayanan adalah harus mengarah pada satu tujuan yaitu untuk pertumbuhan umat dan kemuliaan Tuhan Yesus Sang Kepala Gereja.
Setiap karya jemaat dengan karunia yang berbeda-beda harus berfokus ke arah Kristus yang adalah kepala Gereja satu-satunya. Dengan demikian anggota jemaat akan memiliki pengenalan yang benar tentang Allah dan kehadiran gereja atau orang-orang percaya akan menjadi berkat yang nyata di manapun ia berada. Umat Tuhan atau gereja yang bersatu menjadi sebuah kesaksian yang sangat penting dan indah di tengah dunia ini.

Refleksi:
Saudara, mari renungkan. Sudahkah kita menyadari bahwa Tuhan telah menganugerahkan karunia dan potensi yang hebat dan berbeda bagi kita masing-masing? Sudahkah kita memanfaatkannya dengan maksimal demi kemajuan rohani diri kita dan sesama kita?

Tekadku:
Tuhan Yesus, saya bersyukur atas karunia dan kemampuan yang Engkau anugerahkan kepada saya berbeda dengan orang lain, karena dengan demikian saya boleh bermakna bagi sesama.

Tindakanku:
Saya mau berlajar memakai setiap karunia dari Tuhan untuk kemajuan diri saya dan sesama dalam Kristus sehingga kami semua boleh bertumbuh ke arah yang sama yaitu Kristus.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«