suplemenGKI.com

Bacaan : Lukas 14 : 1, 7 – 11

Tema :  Belajar rendah hati

 

PENGANTAR
Suatu ketika ada seorang pemuda sedang berbincang-bincang dengan seorang gadis yang sedang mengamati aliran air di sungai. Pemuda itupun  bertanya kepada gadis itu, “Apa yang sedang kau amati?” Gadis itu menjawab : Aku sedang memikirkan tentang air hidup dan bagaimana aku harus bersikap saat menjalani kehidupan ini ? Lantas pemuda itu berkata, “Milikilah hidup seperti air dan jangan hidup seperti awan”. Tak ada air yang bergerak ke atas, air mengajarkan kepada kita untuk selalu rendah hati. Air selalu mencari cara untuk bergerak ke bawah, oleh sebab itu saat anda menjalani kehidupan ini, jalanilah dengan penuh kerendahan hati. Untuk itu kita juga akan belajar tentang kerendahan hati melalui renungan hari ini. 

PEMAHAMAN

  1. Apa yang yang terjadi dengan orang-orang di sekitar Tuhan Yesus, sehingga Tuhan Yesus memakai perumpamaan ini ? ( ayat 1, 7-10 )
  2. Apa yang hendak Tuhan Yesus ajarkan melalui perumpamaan tersebut ? ( ayat 11 )

Bacaan kita hari ini juga berbicara tentang orang yang sombong dan yang rendah hati. Lukas mencatat ketika Yesus datang ke rumah salah seorang pemimpin Farisi, di situ Yesus melihat para tamu berebut untuk mendapatkan kursi di tempat yang terhormat. Oleh karena tingkah laku orang-orang tersebut maka Yesus memberikan perumpamaan sebagai berikut, “Kalau seorang mengundang engkau ke pesta perkawinan, janganlah duduk ditempat kehormatan, sebab mungkin orang itu telah mengundang seorang yang lebih terhormat dari padamu…..tetapi duduklah di tempat yang paling rendah, mungkin tuan rumah akan datang dan mempersilahkan engkau duduk di depan…… “ ( ayat 8-10 ). Melalui perumpamaan ini kita diingatkan akan pentingnya sebuah sikap rendah hati. Rendah hati berarti tidak memposisikan dirinya lebih tinggi daripada orang lain, tapi sejajar atau bahkan rela merendahkan sikapnya dibandingkan dengan yang lain.

Saat ini banyak orang memiliki keinginan untuk dihargai, dihormati dan dipuji. Hal itu terjadi karena mereka merasa dipercaya Tuhan untuk melayani-Nya dengan karunia-karunia yang luar biasa. Dan akhirnya banyak yang terjebak dalam dosa kesombongan. Oleh sebab itu Tuhan Yesus mengingatkan kita untuk merendahkan diri terutama ketika kita ingin melayani-Nya.  Agar kita dapat menjaga hati. Ingatlah pesan Tuhan Yesus diakhir bagian ini, “Sebab barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan  dan barangsiapa merendahkan diri ia akan ditinggikan”. ( ayat 11 ). Hendaklah hidup kita seperti air, yang selalu mengalir ke bawah dan selalu menjadi saluran berkat bagi sesama. Bagaimana dengan anda ?  

REFLEKSI
Marilah kita merenungkan dengan seksama : Bagaimana sikap anda ketika orang lain menghormati, menghargai dan memuji anda ? 

TEKADKU
Ya Tuhan, tolonglah saya supaya dapat menjaga hati, agar tidak sombong. 

TINDAKANKU
Saya harus berusaha dan dapat menghargai, menghormati orang lain.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«