suplemenGKI.com

Matius 24:36-39

 

“Keadaan Hidup Manusia Di Masa Penantian”

Pengantar:
Ada seseorang yang hampir di sepanjang harinya, setiap hari ia sibuk dengan berbagai kegiatan, acara, pertemuan dan mengurus banyak hal sehingga ia sering terlambat makan dan bahkan lupa makan.Hingga suatu hari ia jatuh sakit dan harus ke dokter, ketika diperiksa oleh dokter ia dinyatakan mengalami sakit maag akut dan harus menjalani perawatan khusus serta istirahat total dalam waktu yang cukup panjang. Dalam kondisi demikian dia baru sadar bahwa sebetulnya dia sudah lama terkena sakit maag tetapi karena tidak disadarinya maka sakit maag yang biasa berkembang menjadi sakit maag akut. Saudara pernahkah kita memperhatikan bagaimana keadaan hidup kita saat ini, terutama hidup kerohanian kita?

Pemahaman:

  1. Apakah inti dari pesan Yesus dalam Injil Matius pasal 24?
  2. Apakah hal penting yang hendak Yesus sampaikan dalam perumpamaan di ayat 37-39?

Matius 24 ini merupakan wejangan Yesus mengenai kerajaan Allah, di mana Yesus menasihatkan agar umat hidup dalam kewaspadaan, hidup berjaga-jaga dalam doa dan kesetiaan kepada Tuhan Yesus, sebab akan terjadi banyak penyesatan dan pembinasa-pembinasa keji di masa-masa penantian akan kedatangan Kristus ke dua kali kelak (lih. v. 4-12) Untuk menegaskan nasihat-Nya Yesus menunjukkan suatu keadaan hidup manusia pada zaman Nuh yang sibuk dengan gaya hidup yang rusak dan tidak merasa berdosa. Hanya Nuh saja yang hidup waspada dan berjaga-jaga (Lih. v. 37 band Kej 6:5-8) Begitu juga sebetulnya gaya hidup manusia di zaman ketika Yesus menyampaikan nasihat ini dan bahkan sampai pada zaman sekarang ini (Lih. v. 10-12) Yang disibukkan adalah hal-hal yang bersifat duniawi, mereka bersibuk ria dengan makan, minum, kawin. Jika kita perhatikan gaya hidup manusia di zaman ini, sangat mirip dengan apa yang terjadi pada zaman Nuh. Maka menjadi penting bagi kita, apa yang dinasihatkan oleh Yesus itu, yaitu kita harus waspada, berjaga-jaga dan berdoa serta semakin setia berjalan bersama Yesus, agar kita tidak terseret oleh gaya hidup yang semakin jahat itu.

Refleksi:
Mari merenung sejenak. Apakah saudara menyadari bahwa saat ini kita sedang hidup di zaman akhir yang semakin berbahaya? Bagaimana gaya hidup kita di masa-masa akhir ini? Apakah kita semakin waspada, berjaga-jaga dan peka terhadap arus dunia yang semakin berbahaya ini?

Tekad:
Tuhan Yesus, tuntun dan pimpinlah saya agar semakin serius memperlengkapi diri dengan semakin setia, semakin sungguh-sungguh dalam beriman kepada-Mu.

Tindakkan:
Saya mau berkomitmen untuk semakin memperdalam pemahaman saya tentang kebenaran tentang Tuhan Yesus, agar saya semakin peka terhadap pengaruh-pengaruh gaya hidup akhir zaman yang menyesatkan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*