suplemenGKI.com

Sabtu, 30 Mei 2020

29/05/2020

KARYA PEMELIHARAAN ALLAH

Mazmur 104:24-35

 

Pengantar
Pembatasan atas berbagai kegiatan yang terjadi belakangan ini membuat kita resah dan merasa tidak dapat melakukan segala sesuatu dengan baik. Kita mengerti bahwa pembatasan-pembatasan ini adalah suatu upaya yang tengah dilakukan untuk mendatangkan kebaikan bagi kita, namun rasa tidak sabar sering datang dan menyerang. Hari ini kita akan diajak untuk merenungkan tentang cara Tuhan berkarya dalam memulihkan kondisi alam semesta.

Pemahaman

  • Ayat 24-26   : Apa maksud dari ungkapan pemazmur terhadap kehidupan air atau laut?
  • Ayat 27-30   : Apa maksud dari ungkapan pemazmur terhadap kehidupan manusia?
  • Ayat 31-35   : Bagaimana pemazmur menyampaikan harapannya kepada Tuhan?

Mazmur 104 sedang berbicara tentang penciptaan yang dilakukan oleh Allah. Penciptaan itu bukan hanya membentuk, membuat, atau menjadikan saja, tetapi juga termasuk merawat, dan juga memulihkan. Pemazmur ada dalam situasi yang penuh dengan syukur atas karya penciptaan yang dilakukan oleh Allah. Allah tidak hanya memelihara ciptaan-Nya yang ada di tempat-tempat tertentu (dalam bagian Mazmur ini, yang dimaksud adalah ciptaan yang ada di air) tetapi seluruh ciptaan. Hal itu terungkap pada ayat-ayat sebelumnya. Ini berarti Allah sungguh-sungguh mengasihi seluruh ciptaan-Nya. Pemazmur juga mensyukuri pemeliharaan serta pemulihan kondisi yang dilakukan oleh Allah terhadap seluruh ciptaan-Nya. Untuk itulah pemazmur dengan jelas menggambarkan kondisi-kondisi lingkungan di sekitarnya yang semakin mampu membuatnya mengungkapkan pujian kepada Allah.

Mazmur ini secara khusus ingin menyampaikan berita bahwa Allah terus-menerus menciptakan, merawat, dan memulihkan seluruh ciptaan-Nya, termasuk juga memelihara manusia. Pemazmur juga menggambarkan hubungan yang erat antara Allah dan manusia. Allah adalah satu-satunya yang berkuasa di atas kehidupan manusia, sehingga manusia selalu bergantung dan menantikan karya Allah di dalam kehidupan mereka. Dengan demikian, selayaknyalah manusia selalu mensyukuri semua hal yang sudah dijadikan oleh Allah di tengah kehidupannya. Pemazmur juga memberikan penekanan khusus mengenai manusia yang hidup karena roh-Nya ada pada manusia. Manusia bukanlah apa-apa tanpa kehadiran Roh dari Tuhan.

Pemazmur mampu menaruh harapannya kepada Allah dan tidak bergantung pada kemampuannya sendiri. Pemazmur merespons semua kebaikan Tuhan itu dengan berkomitmen untuk menyanyi bagi Tuhan dan bermazmur bagi-Nya, sebab pemazmur benar-benar bersukacita atas karya pemeliharaan dan pemulihan yang telah dilakukan Allah bagi seluruh muka bumi. Dengan demikian, pemazmur mampu mengungkapkan syukur dalam sukacita dengan seluruh dirinya termasuk juga dari dalam jiwanya yang semakin mampu untuk memuliakan dan memuji Tuhan.

Refleksi
Ambillah waktu untuk menghirup udara di luar ruangan. Lihatlah ke atas langit! Betapa birunya langit dan putihnya awan, serta udara yang lebih segar dibandingkan hari-hari sebelumnya. Hal ini menandakan bahwa ada kondisi yang dipulihkan oleh Tuhan. Kita yang biasa beraktivitas dan bergerak aktif rupanya membawa dampak negatif bagi lingkungan sekitar kita. Di saat yang sama, kita sadar bahwa ternyata udara jauh lebih segar. Kita percaya bahwa ada peran Tuhan yang selalu membawa kebaikan walau hanya sedikit dapat kita rasakan. Sekalipun kita bersama sedang bergumul dengan situasi sekarang ini, Tuhan menyapa kita lewat udara dan cuaca yang baik dan dapat kita nikmati saat ini.

Tekadku
Tuhan, aku bersyukur atas pemeliharaan-Mu bagi seluruh ciptaan, sehingga kami mampu untuk hidup penuh kecukupan dalam penyertaan-Mu setiap hari.

Tindakanku
Aku mau menata dan menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggalku sebagai caraku bersyukur atas kasih dan penyertaan Tuhan lewat pemeliharaan ciptaan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«