suplemenGKI.com

Sabtu, 30 Mei 2015

29/05/2015

Yohanes 3:1-17

PEMBARUAN HIDUP

 

PENGANTAR
Apa pendapat saudara bila seorang dewasa bertanya: “bagaimana mungkin seorang dilahirkan kembali dan masuk ke dalam rahim ibunya?”  Tidakkah pertanyaan tersebut terdengar janggal dan mustahil, sebab bagaimana mungkin hal tersebut akan terjadi.  Yang menarik  lagi adalah mengapa seorang dewasa menanyakan ketidakmungkinan tersebut.  Benarkah pertanyaan tersebut?  Atau sebaliknya barangkali ada kemungkinan orang yang bertanya tersebut sedang salah memahami suatu kebenaran.  Mari kita pelajari bersama.

 

PEMAHAMAN

Ayat 1-2:  siapa yang datang menemui Yesus dan apa tujuannya?
Ayat 3-4:  apakah jawaban Nikodemus menjawab pernyataan Yesus?
Ayat 5-7:  kebenaran apa yang Yesus tekankan dalam bagian ini?

Apa pendapat anda ketika membaca dialog dalam bagian ini?

Apakah anda menangkap apa maksud yang disampaikan Yesus?

Nikodemus melihat Yesus sebagai guru yang diutus Allah melalui tanda-tanda mukjizatNya (ayat 2).  Nikodemus melihat “keilahian” Yesus melalui pekerjaan mukjizatNya.  Namun, Yesus membantah pemahaman Nikodemus tersebut.  Sebab untuk melihat penyataan Allah dan kerajaan-Nya, seseorang harus dilahirkan kembali. Maknanya adalah mengalami pembaruan hidup melalui baptisan air dan pencurahan Roh Kudus.  Kedua sarana tersebut akan terjadi manakala manusia menyambut dan percaya kepada Sang Anak Manusia, yaitu Kristus, dimana Dia telah berkorban demi keselamatan manusia di atas kayu salib.

Dengan demikian penyataan Allah mencapai puncaknya di bukit Golgota.  Sama seperti dalam peristiwa Musa meninggikan ular di padang gurun: maka barangsiapa memandang ular tembaga yang ditinggikan Musa tersebut, dia akan sembuh (Bil. 21:9).  Demikian pula, umat yang percaya kepada penebusan Kristus di kayu salib akan memperoleh hidup yang kekal.  Apa yang Yesus jelaskan menegaskan bahwa peristiwa salib yang menyelamatkan akan dialami umat sebagai puncak penyataan Allah bagi keselamatan manusia berdosa.  Peristiwa salib tersebut akan membarui umat melalui baptisan air dan pencurahan Roh Kudus, sehingga mereka mengalami kelahiran kembali.  Melalui karya Roh Kudus umat akan mengalami peristiwa salib sebagai tindakan Allah yang mengasihi dan menyelamatkan, sekaligus mengalami kelahiran baru sebagai anak-anak Allah.

 

REFLEKSI
Mari merenungkan: Kuasa kasih-Nya melalui karya Roh Kudus memperbarui hidupku selamanya.

TEKADKU
Tuhan tolonglah agar aku selalu mau menyediakan iman dan karakterku terus bertumbuh dan Engkau perbarui.

TINDAKANKU
Hari ini: aku menyambut karya Roh Kudus yang memperbarui iman dan karakterku.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«