suplemenGKI.com

Bacaan :  Yohanes 14 : 23 – 24.

Thema : Mengasihi adalah menuruti Firman.

 

PENGANTAR.
Pernyataan Tuhan Yesus tentang kepergian-Nya kepada Bapa-Nya menimbulkan banyak pertanyaan dari para murid. Petrus bertanya, “Tuhan kemanakah Engkau akan pergi” ? (13:36). Sedangkan Filipus bertanya, Tuhan tunjukkanlah Bapa itu kepada kami ? ( 14 : 8 ). Yudas ( bukan Iskariot ) juga bertanya, “Tuhan apakah sebabnya maka Engkau hendak menyatakan diri-Mu kepada kami dan bukan kepada dunia” ? ( 14 :22 ) serta beberapa murid bertanya, apa artinya,…….”Aku pergi kepada Bapa” ? (16 : 17). Hati para murid yang bertanya akan lega ketika mendapat jawaban dari Tuhan Yesus.

PEMAHAMAN.

  • Bagaimana Tuhan Yesus menjawab pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan murid-murid-Nya ? ( ayat 23 -24 ).
  • Apakah makna dari jawaban Tuhan Yesus ?

 

Tuhan Yesus menjawab pertanyaan murid-murid-Nya, “Jika seseorang mengasihi Aku, ia akan menuruti Firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia”. ( ayat 23 ). Dalam jawaban Tuhan Yesus terkandung makna yang dalam. Mari kita memperhatikan setiap kalimat. Pertama : “Jika seseorang mengasihi Aku”, melalui kalimat ini Tuhan Yesus hendak mempertanyakan kepada para murid tentang komitmen dalam mengikut Tuhan Yesus yaitu kasih. Secara tersirat Tuhan Yesus hendak bertanya kepada muridnya, “apakah kalian mengasihiku” ? Kedua : “ia akan menuruti Firman-Ku”.  Menuruti Firman Yesus merupakan bukti dari mengasihi. Atau dengan kata lain mengasihi harus di buktikan dengan melakukan perintah/Firman. Ini menjadi satu paket yang tidak bisa terpisahkan. Setiap orang Kristen harus memahami hal itu. Ketiga, : “Bapa-Ku akan mengasihi dia”. Dampak dari kita mengasihi Tuhan Yesus dan melakukan Firman adalah Bapa mengasihi dia ( kita ). Sudah barang tentu kasih Bapa kepada kita jauh lebih besar dari kasih kita kepada Tuhan Yesus. Itu yang sangat membanggakan kita. Keempat : “Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia”.  Kalimat ini secara harafiah dapat dipahami bahwa Tuhan Yesus dan Bapa akan datang kepada orang yang mengasihi Tuhan dan melakukan Firman-Nya dan akan tinggal bersama. Namun jika kita pahami lebih mendalam kalimat ini menjelaskan bahwa Tuhan Yesus dan Bapa akan datang dalam hidup orang yang mengasihi Dia dan melakukan Firman-Nya secara rohani. Bahwa Tuhanlah yang akan memimpin, membimbing dan mengatur hidup orang yang mengasihi dan melakukan Firman-Nya. Bagaimana dengan saudara ?

REFLEKSI.
Mari kita merenungkan : Apakah saudara mengasihi Tuhan Yesus dengan segenap hati ? apakah buktinya ? Apakah saudara melakukan Firman Tuhan dalam hidup sehari-hari ?

TEKADKU.
Ya Tuhan Yesus, mampukanlah saya untuk mengasihi-Mu dengan segenap hati dan sanggupkanlah untuk dapat melakukan Firman-Mu.

TINDAKANKU.
Mulai hari ini saya akan mengasihi Tuhan Yesus dengan segenap hati dalam setiap perilaku kehidupan, ibadah.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«