suplemenGKI.com

Sabtu, 3 Juli 2021

02/07/2021

DIUTUS BERDUA

Markus 6:6b-13

 

Pengantar
Apa jadinya dunia transportasi tanpa penemuan Orville dan Wilbur Wright? Kedua saudara ini dikenal sebagai Wright bersaudara, penemu pesawat terbang. Di kehidupan modern dan serba cepat ini, pesawat terbang menjadi salah satu transportasi andalan ketika harus bepergian dengan jarak yang cukup jauh dan membutuhkan waktu yang cepat. Mereka berdua mengalami berulang kali kegagalan dalam percobaan, namun tidak menyerah.

Pemahaman

•    Ayat 6b-9    : Apa latar belakang Yesus mengutus para rasul?

•    Ayat 10-13  : Apa yang harus dilakukan para rasul dalam pelayanan mereka?

Pada bacaan kita hari ini, ada 2 (dua) konteks yang berbeda ditampilkan oleh penulis Injil Markus. Pertama, kisah pengutusan kedua belas rasul ini diawali dengan peristiwa penolakan orang-orang Nazaret terhadap kedatangan Yesus. Nazaret bukanlah kota yang besar. Setiap penghuni kota saling mengenal satu dengan yang lain. Itulah alasan mengapa Yesus dikenal sebagai anak Maria, ibu Yesus. Walau pengajaran yang disampaikan oleh Yesus membuat mereka takjub, namun mereka menolak Yesus (ayat 1-6a). Peristiwa ini sesungguhnya sedang mengantarkan kita untuk memahami bahwa penolakan Yesus dapat terjadi juga pada para murid-Nya. Hal inilah yang akan memperkuat pengutusan para murid untuk menjalankan tugas pelayanan yang diberikan kepada mereka karena walau banyak orang tidak percaya akan pemberitaan-Nya, pekerjaan-Nya harus terus berjalan, dan harus sampai pada tempat-tempat yang belum mendengar Injil yang disampaikan-Nya.

Para murid Yesus diutus untuk melaksanakan tugas dari Yesus atas mereka. Kedua belas murid yang selalu ada dekat dengan Yesus dan mendengarkan setiap ajaran-Nya, saat ini mereka dipanggil untuk menerima pengutusan-Nya. Pada Markus 3:14 dikatakan bahwa para murid dipilih untuk memberitakan Injil. Yesus tidak mengutus mereka seorang diri. Dengan mengutus mereka berdua-dua. Hal ini tidak berkaitan dengan para murid yang belum mampu diutus sendiri. Sebab, Yesus berkarya melalui pengutusan para murid untuk mengajarkan bahwa dengan kehadiran rekan pelayanan, mereka dapat saling menguatkan, baik ketika mengalami penerimaan atau penolakan. Kuasa yang diberikan oleh Yesus kepada mereka juga bukan untuk menunjukkan betapa hebatnya mereka, tetapi untuk memperlihatkan kemuliaan Yesus yang memanggil dan mengutus mereka. Dengan memahami hal tersebut, para murid mampu untuk menjalankan tugas perutusan serta menghadirkan pertobatan bagi orang-orang yang mereka temui dalam pelayanan.

Refleksi
Yesus tidak mengutus para murid seorang diri untuk masuk ke dalam tugas panggilan pelayanan. Begitu juga dengan kita. Kita tidak pernah melakukan tugas panggilan seorang diri. Kita diberi rekan untuk berjalan bersama agar dapat saling menguatkan, menghibur, memberi semangat, mendukung, mendoakan, melengkapi, saling menegur dan menasehati. Apabila menghadapi jalan buntu, kekecewaan dan kegagalan tidak dirasakan seorang diri, sehingga akan semakin ringan karena ada teman untuk berbagi suka dan duka. Apabila menemukan keberhasilan, tidak lekas berbangga diri dan menjadi sombong karena ada rekan yang mengingatkan untuk selalu rendah hati.

Kuasa yang Yesus berikan kepada para murid-Nya juga bukan untuk menjadi kebanggaan pribadi, namun kembali mengingatkan bahwa kuasa itu berasal dari Tuhan. Mereka dapat melakukan berbagai tindakan yang ajaib bukan karena kemampuan sendiri, tetapi karena kuasa Tuhan. Begitu pun di dalam kehidupan kita. Kita dimampukan untuk melakukan berbagai hal yang baik dalam karya pelayanan kita dan itu semua terjadi karena kuasa dari Tuhan. Kita tidak pernah diutus sendiri. Kita diutus untuk melakukan karya bersama dengan sesama. Kita diutus untuk berkarya bersama dengan Tuhan.

Tekadku
Tuhan, kami bersyukur karena Engkau selalu mengutus kami untuk melakukan karya-Mu bersama dengan orang-orang di sekitar kami. Mampukanlah kami untuk melakukan semua tugas dan tanggung jawab kami dengan sungguh-sungguh.

Tindakanku
Saya akan berupaya mengajak satu orang sahabat atau saudara untuk ikut ambil bagian dalam pelayanan bersama, baik di sektor, komisi, atau kegiatan lainnya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«