suplemenGKI.com

Gonjang Ganjing Sebelum Mesias Menyingsing

Matius 3:1-6

 

Pengantar

Dalam menghayati persiapan memperingati kelahiran Kristus di dunia, pada kadar tertentu kondisi kita sama dengan kondisi bangsa Israel yang sedang menantikan kedatangan Mesias yang dijanjikan sebagaimana dijelaskan dalam bahan perenungan kita hari ini. Tentu ada banyak hal yang dapat kita pelajari untuk diterapkan dalam menjalani masa adven kali ini.

Pemahaman

Ayat 1       : Gambaran kondisi bagaimanakah yang terbersit dalam benak Saudara ketika membaca ungkapan “pada waktu itu”?

Pada umumnya orang menghubungkan frasa “pada waktu itu” di sini dengan kondisi bangsa Israel yang sudah sekitar 400 tahun tidak mendengar suara (nabi) Tuhan. Masa itu biasanya disebut sebagai masa kegelapan yang terjadi pada masa antara Perjanjian Lama dengan Perjanjian Baru (kedatangan Kristus). Namun ada sedikit catatan yang perlu kita ingat bersama bahwa sekitar 20 – 30 tahun sebelum Matius pasal 3 ini, ada beberapa fenomena yang tentunya menjadi bahan pembicaraan masyarakat secara luas. Paling tidak ada 3 (tiga) peristiwa, yakni pertama, kelahiran Yohanes Pembaptis, di mana imam besar menjadi bisu. Kedua, berselang 6 (enam) bulan kemudian kelahiran Kristus, di mana para gembala di padang Efrata bercerita kepada masyarakat tentang pengalaman mereka “disapa” para malaikat. Ketiga, 12 tahun kemudian para ahli Taurat dihebohkan oleh kehadiran seorang bocah yang berdiskusi hebat dengan mereka di Bait Allah.

Ketiga peristiwa tersebut tentu tidak begitu mudah hilang dari ingatan masyarakat yang tengah merindukan kehadiran Mesias. Dan dengan latar belakang demikianlah muncul Yohanes Pembaptis. Meski dia muncul dari padang gurun, tapi daerah tersebut bukanlah padang gurun yang tidak berpenghuni. Di padang gurun itu ada enam kota dengan desa-desanya yang ternama (Yos. 15:61-62). Dan sangat mungkin dia tetap diingat orang sebagai anak imam besar yang sempat menjadi bisu sekitar 30 tahun silam. Kini ia hadir dengan menyerukan pertobatan sebab kerajaan Sorga sudah dekat.

Refleksi

Seringkali kehadiran (karya) Allah dalam kehidupan kita tidak terjadi begitu saja, melainkan ada “pendahuluan-pendahuluan”nya. Akan tetapi, apakah kita tanggap dengan tanda-tanda pendahuluan itu?

Tekad

Doa: Tuhan Yesus, dalam masa adven ini, tolong beri kepekaan kepada saya untuk mengenali tuntunan dan karyaMu dalam kehidupan saya. Amin.

Tindakan

Selama masa adven ini saya akan berdoa memohon kepekaan terhadap suara Tuhan setiap pagi.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«