suplemenGKI.com

Sabtu, 29 Mei 2021

28/05/2021

Roma 8:12-17

HIDUPLAH DI DALAM ROH

 

PENGANTAR
Tantangan terbesar hidup sebagai orang yang sudah diselamatkan adalah bagaimana menghidupi keselamatan itu. Yang dimaksudkan adalah bagaimana menjalani kehidupan sebagai orang yang sudah diselamatkan. Dalam suratnya kepada jemaat Kristen di kota Roma, Paulus mendorong jemaat agar selalu hidup di dalam Roh dan tidak menuruti kedagingannya. Nasehat ini muncul karena adanya pertentangan di antara orang-orang Kristen Yunani dan orang-orang Kristen Yahudi mengenai Taurat dan segala peraturan Yudaisme. Paulus memang tidak menolak Taurat, namun Paulus menolak menjadikan Taurat dan segala peraturan Yudaisme sebagai jalan yang membawa pada keselamatan. Bagi Paulus, setiap orang yang sudah menerima Kristus dan diselamatkan tidak lagi terikat pada peraturan Taurat dan peraturan Yudaisme lainnya karena seluruh peraturan itu hanya menyangkut kedagingan.

PEMAHAMAN

Ayat 12-15    Mengapa setiap orang yang sudah diselamatkan harus hidup di dalam Roh ?

Ayat 16-17    Apa maksud ucapan Paulus bahwa orang-orang yang telah diselamatkan adalah anak-anak Allah ?

Paulus mendorong jemaat agar senantiasa menjaga kehidupannya. Paulus mengingatkan agar jemaat tidak lagi terjebak pada aturan-aturan Taurat dan aturan Yudaisme. Karena seluruh aturan itu hanya membuat setiap orang terikat pada kedagingan dan hal-hal lahiriah. Paulus mendorong jemaat agar hidup didalam Roh. Hidup dalam Roh berarti mematikan segala bentuk kedagingan yang menguasai kehidupan.

Bagi Paulus hidup dalam Roh merupakan sebuah keharusan bagi setiap orang yang telah menerima Kristus sebagai Juruselamat. Kehidupan umat telah diubah dan diperbaharui. Hubungan antara Allah dengan umat tidak lagi jauh dan berjarak. Hubungan itu justru semakin indah karena setiap orang yang hidup dalam Roh adalah anak-anak Allah. Yang dibutuhkan dalam hubungan itu adalah kesetiaan dan ketaatan. Apapun yang terjadi dan apapun yang dialami tetap setia dan taat.

Surat Paulus kepada Jemaat Kristen di Roma menyampaikan pesan penting bagi umat Allah. Bahwa menjadi pengikut Kristus berarti siap bertanggungjawab terhadap segala konsekuensinya. Mengikut Kristus berarti berkomitmen untuk mematikan perbuatan-perbuatan tubuh yang merusak dan memberi diri hidup dituntun oleh Roh.

Banyak orang Kristen atau pengikut Yesus saat ini melupakan komitmen itu. Telah menerima Kristus sebagai Juruselamat tetapi sibuk pada hal-hal duniawi dan kedagingan. Menerima Kristus tetapi tidak mau mengubah diri menjadi lebih baik dan tetap hidup melakukan dosa.

Paulus menasehati setiap orang agar selalu hidup di dalam Roh. Oleh karena hidup di dalam dan dipimpin oleh Roh berarti berkomitmen terhadap keputusan mengikut Kristus dan berkomitmen menjalani segala konsekuensinya.

REFLEKSI
Kita adalah orang yang berhutang (ayat 12). Ucapan Paulus di awal bacaan merupakan hal penting yang perlu digarisbawahi dan ditekankan kepada setiap orang yang telah menerima Kristus sebagai Juruselamatnya. Hutang itu adalah tanggungjawab kepada Kristus. Bahwa umat memiliki tanggungjawab hidup di dalam Roh dengan mematikan segala hal yang terkait dengan kedagingan. Umat adalah anak-anak Allah, bukan lagi anak-anak kedagingan oleh karena itu umat harus terus menerus menjaga kehidupannya agar tetap berorientasi pada Kristus sebagai bentuk pertanggungjawaban imannya.

TEKADKU
Ya Allah, mampukan kami hidup dalam ketaatan dan kesetiaan kepada Yesus Kristus. Jangan biarkan kami terjebak pada hal-hal duniawi yang merusak kehidupan kami. Tuntun dan bimbing kami agar kami dapat menjauhkan diri dari hal-hal negatif disekitar kami.

TINDAKANKU
Melatih diri untuk tidak hanya memikirkan diri sendiri dan melakukan hal-hal negatif. Belajar untuk Hidup memperlihatkan hal positif dan berbagai kebaikan kepada semua orang. Berkomitmen menjadi manusia yang benar dan bisa menjadi teladan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*