suplemenGKI.com

Antara Pembenaran dan Pelanggaran

Roma 5 : 12 – 19              

Pengantar
Jika seseorang melakukan pelanggaran aturan lalu lintas di jalan, maka ia mendapatkan surat tilang (bukti pelanggaran) yang membuatnya harus membayar denda atau mengikuti persidangan jika diperlukan atau diinginkan dengan segala konsekuensi hukumnya. Lalu bagaimana jika kita melanggar aturan TUHAN dalam kehidupan ini? Bagaimana jika kita cenderung untuk berbuat dosa? Apa konsekuensinya? Dan apakah ada pembenaran yang bisa kita peroleh? Maka marilah kita membaca Roma 5 : 12 – 19  yang secara jelas dan kuat menyatakan anugerah pembenaran dari TUHAN

Pemahaman

Ayat 12 – 14        :  Bagaimana awal dosa serta menjalarnya maut dan kuasanya kepada semua orang?

Ayat 15 – 19        :  Bagaimana kasih karunia pembenaran TUHAN dinyatakan?

Dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa. Sungguhpun demikian maut telah berkuasa dari zaman Adam sampai kepada zaman Musa juga atas mereka, yang tidak berbuat dosa dengan cara yang sama seperti yang telah dibuat oleh Adam.

Tetapi karunia ALLAH tidaklah sama dengan pelanggaran Adam. Sebab, jika karena pelanggaran satu orang semua orang telah jatuh di dalam kuasa maut, jauh lebih besar lagi kasih karunia ALLAH dan karunia-NYA, yang dilimpahkan-NYA atas semua orang karena satu orang, yaitu TUHAN YESUS Kristus. Dan kasih karunia tidak berimbangan dengan dosa satu orang. Sebab penghakiman atas satu pelanggaran itu telah mengakibatkan penghukuman, tetapi penganugerahan karunia atas banyak pelanggaran itu mengakibatkan pembenaran.

Sebab, jika oleh dosa satu orang, maut telah berkuasa oleh satu orang itu, maka lebih benar lagi mereka, yang telah menerima kelimpahan kasih karunia dan anugerah kebenaran, akan hidup dan berkuasa oleh karena satu orang itu, yaitu TUHAN YESUS Kristus.

Sebab itu, sama seperti oleh satu pelanggaran semua orang beroleh penghukuman, demikian pula oleh satu perbuatan kebenaran semua orang beroleh pembenaran untuk hidup. Jadi sama seperti oleh ketidaktaatan satu orang semua orang telah menjadi orang berdosa, demikian pula oleh ketaatan satu orang semua orang menjadi orang benar.

Refleksi
Marilah kita mengambil waktu hening sejenak dan merenungkan:

  • Apakah kita masih merasakan pengaruh kuasa dosa dan maut dan hidup dalam berbagai pelanggaran kepada TUHAN?
  • Apakah kita menyadari bahwa kita telah menerima anugerah pembenaran di dalam TUHAN YESUS Kristus?

Tekad
Ya ALLAH, jauhkan dan lepaskan aku dari kuasa dosa dan maut, agar aku tetap hidup di jalan kebenaran.

 

Tindakanku
Mulai hari ini, aku akan berusaha hidup dalam kuasa kemenangan TUHAN sebagai wujud syukur atas anugerah pembenaran yang TUHAN telah nyatakan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«