suplemenGKI.com

Sabtu, 29 April 2017

28/04/2017

I Petrus 1:22-23

HIDUP DALAM KASIH PERSAUDARAAN

 

Pengantar
Diera kemerdekaan saat ini, kebebasan seringkali disalahgunakan oleh pihak-pihak tertentu. Mereka biasanya melakukan hujatan dan menebar ujaran kebencian kepada semua orang yang tidak disukai. Namun yang lebih menyedihkan lagi adalah munculnya pemberitaan tentang anak yang menuntut sang ibu ke pengadilan, atau ibu membunuh anak kandung sendiri, sesama anggota keluarga salaing melukai dan lain sebagainya. Saat ini kasih hanyalah sebuah slogan tanpa makna. Kasih hanyalah kata yang tidak berarti

Pemahaman

Ayat 22-25           Apakah perintah yang Petrus sampaikan agar jemaat-jemaat Kristen lakukan?

Petrus mengingatkan tentang pentingnya kasih yang tulus dan ikhlas. Kasih yang tidak hanya diucapkan namun juga diamalkan. Petrus sadar bahwa berbagai perbedaan dijemaat Kristen sangat berpotensi terjadinya konflik. Masalah sepele bisa menjadi besar hanya karena perbedaan pendapat atau pandangan. Belum lagi mereka harus hidup bersama dalam sebuah persekutuan (ayat 22)

Petrus didalam suratnya mendorong jemaat agar hidup dalam kasih persaudaraan. Landasan adalah karena mereka semua telah diselamatkan dan sudah selayaknya menjaga kekudusan hidup (ayat 23-25). salah satu bentuk menjaga kekudusan hidup adalah dengan melakukan firman Allah. Bentuk konkrit melakukan firman Allah yakni memelihara kasih persaudaraan yang tulus dan ikhlas.

Dimasa sekarang dorongan mengasihi sesama saudara seringkali hanya karena faktor kepentingan atau karena punya tujuan tertentu. Akibatnya kasih yang muncul adalah kasih yang pura-pura dan sementara saja. Setelah kepentingannya selesai, maka ikatan persaudaraan pun selesai. Tidak ada lagi kasih. Yang ada perselisihan dan kebencian.

Nasehat Petrus kepada jemaat Kristen di masa lalu dan bagi kita dimasa kini perlu kita camkan dan renungkan. Membangun persekutuan yang didalamnya sangat kental dengan perbedaan memerlukan komitmen dari setiap orang untuk bersedia saling menerima dan mengasihi. Kasih persaudaraan yang tulus dan ikhlas adalah kasih persaudaraan yang berbela rasa.

Refleksi
Sudahkah persekutuan di gereja kita mencerminkan kasih persaudaraan yang tulus dan ikhlas? Sudahkah kita hidup menerima perbedaan?

Tekadku
Ya Allah, mampikan kami melakukan yang benar dihadapan-Mu. Mampukan kami untuk selalu menjaga kekudusan hidup kami. Mampukan kami mengasihi sesama dengan ketulusan hati

Tindakanku
Menghidupi karya penebusan Allah dan berusaha membangun kasih persaudaraan dalam persekutuan di gereja maupun masyarakat

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«