suplemenGKI.com

Sabtu, 28 Juli 2012.

27/07/2012

Bacaan : Yohanes 6 : 1 – 13.

PEMBERIAN YANG BERHARGA.

Pelayanan Tuhan Yesus sangat menyentuh hati masyarakat (banyak orang) sehingga Tuhan Yesus terus dicari orang. Walaupun Tuhan Yesus bersama murid-muridNya  ingin memisahkan diri dari kelompok besar masyarakat dengan menyeberangi Danau Galilea namun mereka tetap mencari Tuhan Yesus. Mereka ( dalam jumlah yang sangat besar ) berbondong-bondong mencari Tuhan Yesus dengan jalan memutar sehingga ketika Tuhan Yesus telah sampai di seberang  maka kelompok  besar orang-orang  yang mencari Tuhan Yesus juga telah tiba diseberang, hal itu mereka lakukan karena pelayanan dan mujizat-mujizat yang telah dilakukan oleh Tuhan Yesus.

Pertanyaan penuntun.

  1. Apa yang dilakukan Tuhan Yesus ketika melihat orang banyak yang berbondong-bondong ?
  2. Bagaimana respon murid-murid terhadap Tuhan Yesus dan terhadap orang banyak ?
  3. Apa yang dilakukan murid-murid ? juga Andreas ?
  4. Bagaimana Tuhan Yesus melakukan mujizat Nya ?

RENUNGAN.

Kedatangan rombongan orang yang berbondong-bondong kepada Tuhan Yesus menimbulkan persoalan baru. Mereka telah seharian mengikuti Tuhan Yesus dan mereka perlu makan. Akan tetapi hal itu menjadi tanggungjawab siapa  ? kalau itu menjadi tanggung jawab Tuhan Yesus dan murid-murid maka dapatkah atau mampukah mereka menyediakan makanan untuk 5000 orang lebih ? tepat seperti yang dikatakan Tuhan Yesus kepada Filipus,”dimanakah kita akan membeli roti supaya mereka ini dapat makan ? dengan berkata demikian Tuhan Yesus hendak menjelaskan kepada para murid bahwa mereka turut bertanggung jawab untuk memberi  makan orang banyak. Dalam injil lain dikatakan bahwa hatiNya tergerak oleh belas kasihan kepada orang banyak.

Bagi para murid untuk memberi makan 5000 orang lebih membutuhkan dana yang sangat besar sehingga mereka  berkata, “roti seharga 200 dinar tidak akan cukup untuk mereka ini sekalipun masing-masing mendapat sepotong kecil saja.”[ ayat 7], sebenarnya murid-murid punya hati untuk menolong namun apa daya tangan tak sampai. Walaupun demikian bukan berarti jalan sudah tertutup untuk menolong orang banyak jika ada kemauan dan ada iman maka mujizat dapat saja terjadi. Dalam kondisi dimana murid-murid terjepit  Andreas muncul membawa seorang anak kecil yang mempunyai lima roti jelai dan dua ikan. Akan tetapi apakah itu bisa menolong memberi jalan keluar  bagi persoalan yang sedang dihadapi. Maka lima roti jelai dan dua ikan itupun diberikan kepada Tuhan Yesus.

Lima potong roti jelai dan dua ekor ikan berada ditangan Tuhan Yesus, IA mengucap syukur dan membagi-bagikannya kepada mereka/orang banyak. Orang banyak makan sampai kenyang dan murid-murid mengumpulkan sisa makanan dan didapati ada 12 bakul. Wauh luar biasa ! mujizat Allah terjadi, lima roti jelai dan dua ikan dimakan 5000 orang lebih dan masih sisa 12 bakul. Hanya Tuhan Yesus saja yang dapat melakukannya. Ditangan Tuhan Yesus pemberian sekecil apapun sangat berharga dan hal itu sudah dibuktikan bisa menolong memberi makan 5000 orang. Jadi jika kita mau memberi kepada Tuhan jangan melihat kepada  nominalnya tetapi lihatlah bagaimana pemberian kita itu bermanfaat bagi pekerjaan Tuhan dan bagi orang lain. Bagaimana dengan saudara ? apakah saudara rela hidup berbagi dengan Tuhan dan sesama ? kiranya Tuhan memberkati. Amin.

 “Selamat berbagi kepada sesama”

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«