suplemenGKI.com

Sabtu, 27 Maret 2021

26/03/2021

Markus 14:12-21

TERLIBAT ATAU BERKHIANAT?

PENGANTAR
Kemarin kita mengelompokkan orang-orang yang berelasi dengan Yesus dalam dua kategori: berkorban atau mengorbankan. Hari ini, kita juga dapat mengelompokkan murid-murid Yesus dalam dua kategori: terlibat atau berkhianat. Tentu saja, Yesus berharap semua murid-Nya terlibat dalam pelayanan yang dilakukan-Nya dengan niat yang tulus. Namun, pada kenyataannya tidaklah demikian. Ada di antara murid-murid Yesus yang memiliki maksud tersembunyi ketika mereka bersekutu dan melayani bersama. Pada perjamuan Paskah, ia bahkan masih makan bersama Yesus dan murid-murid yang lain. Ya, di zaman itu, ia adalah Yudas. Di zaman ini?

PEMAHAMAN

  • Ay. 12-16.    Bagian ini menceritakan persiapan perjamuan Paskah yang akan dilakukan Yesus bersama para murid-Nya. Siapa saja yang terlibat dalam persiapan ini? Apa yang kita pelajari dari cara Yesus mempersiapkan perjamuan itu?
  • Ay. 17-21.    Mengapa Yesus memberi perhatian khusus kepada orang yang akan mengkhianati Dia? Menurut Anda, apakah Yudas masih memiliki kesempatan untuk bertobat?

Bagian pertama, yaitu ayat 12-16, mengarahkan kita kepada peran para murid dalam perjamuan Paskah yang akan dilakukan Yesus bersama mereka. Para murid bertanya kepada Yesus di mana mereka harus mempersiapkan perjamuan tersebut (ay. 12). Pertanyaan ini dan jawaban Yesus menunjukkan bahwa Yesus telah dengan seksama memilih tempat yang tepat agar dapat melakukan perjamuan yang penting ini dengan tenang, aman dari berbagai gangguan. Yesus memberikan arahan yang cukup rinci kepada para murid-Nya: ke mana mereka harus pergi, siapa dan apa yang akan mereka temui, dan apa yang harus mereka katakan dan lakukan. Dari bagian ini kita dapat melihat bahwa Yesus mempersiapkan perjamuan Paskah dengan sungguh-sungguh, dan Dia melibatkan para murid-Nya untuk mempersiapkannya. Tentu saja, para murid yang dilibatkan dalam persiapan tersebut harus bersungguh-sungguh melakukan instruksi Yesus.

Bagian selanjutnya, yaitu ayat 17-21, dimulai dengan potret kebersamaan Yesus dan para murid-Nya (ay. 17). Namun, melalui apa yang dikatakan Yesus (ay. 18), Markus dengan cepat mengalihkan perhatian kita secara khusus kepada seorang murid, Yudas Iskariot. Sangat kontras bagian sebelumnya yang menceritakan keterlibatan para murid, bagian ini justru mengungkapkan pengkhianatan Yudas. Sebenarnya, ada hal yang mendukung Yudas untuk bertobat. Pertama, reaksi para murid di ayat 19 memperlihatkan bahwa mereka semua (termasuk Yudas) memiliki kesempatan untuk memeriksa diri sendiri. Kedua, rincian yang diberikan Yesus mengenai si pengkhianat di ayat 20 seharusnya menyadarkan Yudas bahwa Yesus mengetahui semua yang akan dilakukannya. Ketiga, teguran yang diberikan oleh Yesus di ayat 21 seharusnya cukup keras untuk membuat Yudas takut melanjutkan niatnya.

REFLEKSI
Meskipun tetap bersekutu dan melayani bersama Yesus dan murid-murid yang lain, kita adalah seorang pengkhianat jika dalam melakukan semua itu kita memiliki maksud tersembunyi, untuk kepentingan diri sendiri.

TEKADKU
Ya Tuhan, ampunilah aku jika hingga saat ini masih sering mencari kepentingan diri sendiri ketika aku terlibat dalam persekutuan dan pelayanan di gereja-Mu.

TINDAKANKU
Dalam waktu terdekat, aku akan meminta maaf kepada seorang rekan pelayanan yang pernah kukhianati atau kumanfaatkan untuk memenuhi keinginan/ kepentingan pribadiku.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*