suplemenGKI.com

Sabtu, 27 Juni 2020

26/06/2020

Roma 6:15-23

 

“Prinsip hidup yang merdeka dalam Tuhan”

 

Pengantar:
Saudara tentu setuju bahwa baik sebagai pribadi, kelompok atau suatu bangsa pasti tidak ada yang mau hidup di kuasai atau dijajah oleh pihak lain. Semua orang pasti ingin hidup merdeka seutuhnya. Hidup di bawah penjajahan pihak lain selalu menimbulkan penderitaan dan kesengsaraan. Saudara tentu tidak akan lupa penderitaan dan kesengsaraan  panjang bangsa Indonesia ketika dijajah oleh bangsa lain, begitu banyak penderitaan, kesengsaraan, korban jiwa, harga diri maupun harta benda dan sebagainya. Maka setelah merdeka Indonesia mempunyai prinsip untuk terus mempertahankan dan mengisi kemerdekaan dengan pembangunan Indonesia seutuhnya yaitu hidup sebagai bangsa yang merdeka. Bacaan hari ini mengajarkan tentang prinsip hidup yang telah merdeka dari dosa.

Pemahaman:

  1. Apakah yang harus menjadi prinsip hidup orang yang merdeka dari dosa? (v. 15-16)
  2. Mengapa Paulus bersikap tegas tentang prinsip baru dalam kehidupan ini? (ayat. 17-19)
  3. Apa yang terjadi jika prinsip-prinsip tidak dilakukan dan apa hasilnya jika prinsip-prinsip itu dilakukan dengan sungguh-sungguh? (ayat. 20-23)

Masih banyak orang yang mengaku dirinya sebagai anak-anak Allah, namun masih hidup di bawah kuasa dosa. Misalnya dengan terus kompromi terhadap dosa-dosa seperti kebohongan, hawa nafsu, kuasa gelap dan segala hal yang bertentangan dengan kebenaran Tuhan. Itu berarti masih belum hidup dalam kemerdekaan yang sesungguhnya. Maka menjadi penting untuk memiliki prinsip hidup sebagai orang yang sudah meredeka yaitu: 1) Memiliki ketaatan kepada Allah yang telah memerdekakan kita dengan cara tidak lagi membuka celah hidup bagi kuasa dosa untuk menjajah kita. 2) Mempersembahkan hidup kita untuk dipimpin oleh Allah yang adalah pemilik hidup kita pada seluruh kebenaran-Nya. Hal itu akan memampukan kita untuk membedakan mana yang benar dan kehendak Allah dan mana yang salah dan bukan kehendak Allah (Roma 12:2). Itu sebabnya Paulus menegaskan bahwa setiap kita yang sudah dimerdekakan dari dosa adalah bukan lagi hamba dosa melainkan hamba Allah dan harus hidup bagi Allah. Ketika kita melakukan prinsip hidup merdeka dengan sungguh-sungguh, kita pasti akan menghasilkan buah-buah kebenaran. Prinsip hidup merdeka dalam Tuhan pasti membawa kita pada kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.

Refleksi:
Melakukan prinsip hidup merdeka memang tidak mudah, tetapi jika kita tulus menyerahkan hidup untuk dipimpin dalam kebenaran-Nya maka Allah sendiri yang memampukan kita.

Tekadku:
Ya Tuhan, walaupun saya sudah menjadi orang Kristen, tetapi terkadang saya gagal melakukan prinsip hidup merdeka di dalam Engkau, ampuni dan tolonglah saya ya Tuhan agar saya mampu melakukan prinsip hidup merdeka di dalam Engkau.

Tindakanku:
Saya mau berkomitmen untuk melatih diri menghidupi prinsip hidup yang merdeka di dalam Tuhan Yesus, dengan terus menghayati bahwa saya sudah dimerdekakan dari dosa dan hidup dalam kebenaran Tuhan Yesus.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«