suplemenGKI.com

Bacaan : Galatia 4 : 4-7.

“Hidup sebagai anak Allah”

PENGANTAR
Di kalangan orang Yahudi pada hari sabat pertama ketika anak laki-laki berumur dua belas tahun, ayahnya akan membawanya ke Bait Suci untuk diresmikan menjadi anak hukum Taurat. Dan untuk selanjutnya anak tersebut akan dipelihara menurut perintah-perintah hukum Taurat. Tetapi ketika ia memasuki tingkat kedewasaan  maka iapun menjadi pewaris penuh atas segala milik ayahnya.

PEMAHAMAN.

  1. Apa yang ddimaksud dengan kalimat “sudah genap waktunya” ? apa yang dilakukan oleh Allah dengan mengutus AnakNya ? ( ayat 4-5 )
  2. Siapa yang disebut sebagai “Anak” dalam ayat ini ? (ayat 6-7) apa “hak” yang dimiliki oleh “anak” ?

Rasul Paulus menyatakan bahwa jemaat Yahudi Galatia, mereka semua berada di bawah kelaliman hukum Taurat. Mereka hidup sebagai hamba hukum Taurat, sebagai hamba mereka harus tunduk kepada semua peraturan hukum Taurat. Kemudian setelah segalanya siap, datanglah Kristus  untuk melepaskan semua orang dari kelaliman hukum Taurat. Sehingga mereka sekarang bukan lagi hamba-hamba hukum Taurat karena mereka sudah di tebus oleh Kristus. Jadi sekarang mereka telah menjadi anak-anak Allah.

Kini semua orang percaya memiliki status baru yaitu menjadi anak-anak Allah. Sebagai anak-anak Allah mereka menyebut Allah dengan sebutan Bapa. Dalam relasi Bapa dan anak ini terjalin sebuah hubungan yang sakral dan kuat. Anak akan menggantungkan semua harapannya kepada Bapa dan Bapa akan memberi perlindungannya. Sebagai anak-anak Allah yang menyebut Allah sebagai Bapa, kita juga memiliki hak menjadi ahli waris Anugerah Allah yang besar itu, yaitu kerajaan Sorga.

Namun sebagai anak-anak Allah kita di tuntut untuk hidup mencerminkan sifat-sifat Allah dan harus hidup menjalankan kehendakNya. Mau tidak mau atau suka tidak suka kita harus menjalani hidup kita menuruti segala perintah dan  kehendak Allah. Jika kita tidak mampu menjalaninya maka mintalah pertolongan Allah Roh kudus yang akan memberi tuntunan kepada saudara.

REFLEKSI.
Renungkanlah ! sadarkah kita bahwa kita adalah anak-anak Allah yang memiliki hubungan khusus dengan Allah sebagai Bapa ? apakah yang harus saudara lakukan sebagai anak-anak Allah ?

TEKADKU.
Ya Allah tolonglah saya agar saya dapat menjalani hidup ini dengan mencerminkan kehidupan anak-anak Allah yang menjadi berkat.

TINDAKANKU.
Saya akan menjalani hidup sebagai anak-anak Allah, menjadi berkat bagi sesama.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*