suplemenGKI.com

Bacaan : 2 Timotius 4 : 9-18

Tema :  Melayani Bersama dalam Suka dan Duka

PENGANTAR
Bagian yang terakhir dari surat Paulus kepada Timotius ini, kita menemukan perjalanan hidup yang dialami rasul Paulus yang juga mungkin kita alami. Pada saat kehidupan kita, keluarga kita, pekerjaan kita, usaha kita, bisnis kita berjalan lancar dan sukses, rekan dan sahabat kita dengan mudah berkata puji Tuhan. Dan bahkan banyak yang menggandeng kita. Tetapi ketika kita susah dan berat menerpa kehidupan keluarga, pekerjaan, usaha, bisnis kita, satu per satu teman atau sahabat  meninggalkan kita.

Mari kita melihat beberapa hal yang penting dalam bagian ini, pada saat kondisi hidup kita sangat berat, bagaimana sikap kita.

PEMAHAMAN

  1. Bagaimana kondisi Paulus dalam penjara ? Apa pesan Paulus kepada Timotius ? Apa yang terjadi dengan orang-orang yang berada di sekitar Paulus ? ( ayat 9-16 )
  2. Bagaimana keyakinan Paulus kepada Tuhan dalam kondisinya yang berat ? ( ayat 17-18 )

Rasul Paulus berpesan kepada Timotius agar cepat datang kepadanya, sebab Demas, salah seorang temannya di penjara telah meninggalkannya. Krekes pergi ke Galatia sedangkan Titus ke Dalmatia. Tithikus dikirim ke Efesus hanya Lukas yang bersedia menemani Paulus. Oleh sebab itu Paulus meminta agar timotius menjemput Markus agar dapat mendampingi Paulus. Disamping para sahabat yang mendukung dalam pelayanan Paulus juga menyebut nama Aleksander, tukang tembaga yang berlaku jahat kepadanya, untuk hal itu Paulus berpesan agar Timotius waspada terhadap Aleksander.

Dari apa yang dialami Paulus  kita dapat belajar beberapa hal. : Pertama: Bahwa dalam pelayanan, kita membutuhkan teman-teman yang saling menguatkan satu dengan yang lain. kita tidak dapat melakukan pelayanan sendiri. Paulus yang sangat hebat dalam pelayanan saja masih membutuhkan orang lain. Kedua: Bahwa dalam pelayanan kita perlu terus berjaga-jaga dan waspada. Saat ini ada banyak orang/kelompok yang menentang iman Kristen sehingga kita perlu menguji segala sesuatu dengan Firman Tuhan. Ketiga: Paulus yakin bahwa dalam situasi dan kondisi yang berat Tuhan terus memberi kekuatan dan tidak pernah meninggalkan Paulus.

Sepatutnya kita bersyukur kepada Tuhan yang selalu setia menjaga, melindungi, membimbing, menguatkan kita dalam setiap rencana-Nya. Walaupun terkadang kita menghadapi situasi sulit, susah, berat, buruk, namun penyertaan Tuhan pasti dinyatakan. Amin.

REFLEKSI
Marilah kita merenungkan: Bagaimana perasaan anda, jika anda dalam keadaan sukses, segalanya lancar, maka semua rekan dan sahabat dekat dengan anda ? Namun bagaimana perasaan anda, jika anda dalam kondisi terpuruk, sedangkan rekan dan sahabat anda meninggalkan anda ?

TEKADKU
Ya Tuhan, berikanlah hati yang terbuka, yang lapang agar ketika saya mengalami suka dan duka dalam hidup ini, saya masih mampu melihat kebaikan-Mu.

TINDAKANKU
Saya akan berdoa bagi rekan dan sahabatku agar mereka juga diberi hati yang tulus ikhlas.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«