suplemenGKI.com

DATANG TIBA-TIBA

Matius 24:36-39

 

Pengantar

Suatu ketika ada sebuah perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan. Pada hari itu ada beberapa pelamar yang menunggu untuk diwawancara. Salah seorang dari mereka rupanya tidak sabar menunggu, sampai akhirnya ia memilih untuk meninggalkan kesempatan berharga tersebut. Pemuda itu sangat terkejut ketika perusahaan mengeluarkan pengumuman bahwa semua pelamar diterima untuk bekerja. Dan rasa penyesalan yang dia miliki tidak akan pernah bisa membantunya. Dalam menanti/menunggu dibutuhkan kesabaran supaya kita tidak jenuh dan bosan. Apalagi menunggu sesuatu yang kita tidak tahu kepastiannya. Hal yang sama juga berlaku dalam kehidupan orang Kristen, khususnya ketika kita diingatkan akan satu masa di mana Kristus akan datang kembali yang kita tidak tahu kapan terjadinya. Marilah kita merenungkannya.

Pemahaman

  • Ayat 36          : Kapan hari kedatangan Kristus tiba?
  • Ayat 37-39    : Bagaimana Yesus menggambarkan hari kedatangan-Nya?

Matius menegaskan bahwa kedatangan Kristus bersifat pasti, meskipun saat kedatangan-Nya itu tidak seorangpun yang tahu. Tidak ada seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak tahu, hanya Bapa yang mengetahuinya. Jadi jika ada orang yang mengaku bahwa hari Tuhan akan datang pada tanggal sekian atau bulan sekian, pasti itu adalah bohong. Tuhan akan datang dengan tiba-tiba. Memang Dia akan datang secara tiba-tiba, namun bukan berarti Dia diam dan tidak memberi peringatan. Dia akan memberi tanda-tanda yang mendahului kedatangan-Nya. Dengan demikian, masa penantian setiap manusia perlu mencermati tanda-tanda yang yang ada di bumi agar tidak terlena tetapi dalam keadaan bersiap siaga! Bagi kita masalah “waktu” kedatangan-Nya adalah suatu misteri. Namun yang Yesus tekankan adalah kesiapan penantian kita akan kedatangan-Nya.

Matius memberi gambaran, seperti yang pernah terjadi pada zaman Nuh (ay. 37-38). Nuh memang tidak tahu kapan air bah itu akan melanda bumi, tetapi Nuh tetap melakukan apa yang diperintahkan oleh Allah dan terus mempersiapkan bahtera sambil mewartakan berita hukuman Allah. Pada akhirnya Allah mendatangkan hukuman air bah itu dan seluruh manusia musnah kecuali keluarga Nuh sebab setiap orang hidup sesuka hatinya dan tidak memperdulikan keberadaan Allah. Mereka juga tidak mau memperhatikan peringatan-peringatan yang diberikan Tuhan melalui Nuh. Gambaran itulah yang akan terjadi pada saat kedatangan Anak Manusia. Bagaimana dengan kesiapan kita sekarang?

 

Refleksi

Apa yang dikatakan Yesus tidak akan berlalu begitu saja, pasti akan terjadi. Bila kita ingin siap menyambut kedatangan-Nya, maka kita harus semakin mendekat pada kebenaran Firman-Nya dan hidup kita sejalan dengan kehendak-Nya.

Tekadku

Ya Tuhan, Terimakasih untuk janji kedatangan-Mu ke dunia ini. Tolong kami supaya kami tidak lalai dalam menantikan kedatangan-Mu. Ajar kami peka terhadap peringatan-peringatan-Mu dan bimbing kami supaya hidup kami sesuai dengan kehendak-Mu.

 

Tindakanku

Hari ini saya berdoa untuk keadaan dunia yang mungkin sudah mendekati hari kedatangan Tuhan. supaya umat Tuhan peka terhadap peringatan dan tanda-tanda yang Tuhan berikan dan bertobat dari segala dosa-dosa dan percaya pada Tuhan Yesussang Juruselamat manusia.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«