suplemenGKI.com

Sabtu, 26 Mei 2018

25/05/2018

Yohanes 3:16-21

PERCAYA SEPENUH HATI

PENGANTAR
Percakapan Yesus dengan Nikodemus berpuncak di ayat 14-15.  Yesus mengingatkan Nikodemus kepada sebuah peristiwa penting di Perjanjian Lama, yaitu ketika umat Israel memberontak kepada Tuhan dalam perjalanan mereka ke tanah perjanjian.  Karena pemberontakan itu banyak orang Israel yang mati dipagut ular.  Namun, Allah tidak memusnahkan mereka sama sekali.  Dalam peristiwa itu Allah menyediakan keselamatan bagi mereka yang memandang ular yang dibuat Musa dan digantung pada sebuah tiang.  Cara yang unik ini dipakai Yesus untuk menjelaskan keselamatan yang disediakan Allah melalui salib Kristus dan terkait erat dengan istilah “percaya” yang dibicarakan di ayat 16.

PEMAHAMAN

  • Ay. 16-18.  Dari ayat ini apa yang dapat kita pelajari tentang kasih Allah?  Apa yang dapat kita pelajari mengenai iman?  Apa yang diperoleh mereka yang percaya? Mengapa Allah  mengutus Anak-Nya ke dalam dunia?  Apa tujuan-Nya? Bagaimana seharusnya kita menanggapi tindakan Allah itu?
  • Ay. 19-21.  Dalam berurusan dengan dosa, apa perbedaan antara orang yang percaya dan yang tidak percaya kepada Kristus?  Apakah terdapat perbedaan mengenai sikap mereka terhadap dosa?

Ular yang digantung Musa di padang gurun digunakan oleh Yohanes untuk menjelaskan hakekat iman/ percaya.  Percaya adalah menerima sesuatu, bukan melakukan sesuatu.  Mereka yang percaya akan luput dari penghukuman dan menerima hidup yang kekal.  Kata “kekal” di sini bukan hanya berbicara soal waktu, melainkan juga kualitas (sebagai lawan dari hidup yang sia-sia/ menuju kebinasaan).  Hidup kekal adalah kehidupan yang diarahkan untuk melakukan kehendak Allah dan menikmati persekutuan dengan Allah.  Kasih Allah yang diberikan melalui Yesus Kristus memungkinkan manusia yang sedang menuju kebinasaan memperoleh kehidupan dengan kualitas yang terbaik. Jadi respon/ tanggapan yang dituntut dari manusia hanyalah percaya.  Percaya kepada kasih-Nya, dan percaya kepada Yesus Kristus yang mengerjakan karya keselamatan-Nya.

Perbedaan antara orang-orang yang percaya dan orang-orang yang tidak percaya bukanlah terletak pada keberdosaan mereka.  Kita semua adalah orang-orang berdosa.  Perbedaan di antara mereka terletak pada sikap mereka terhadap dosa.  Orang-orang yang tidak percaya kepada kasih Allah cenderung menyembunyikan dosa-dosanya karena ingin terus-menerus menikmati perbuatan-perbuatan dosa mereka.  Sedangkan orang-orang yang percaya akan kasih-Nya dan percaya karya penebusan Kristus justru akan membawa perbuatan-perbuatannya dalam terang.  Mereka berupaya sekuat tenaga untuk melakukan kebenaran.

REFLEKSI
Hal apakah yang paling sering menjadi penghalang bagi Anda untuk percaya sepenuhnya kepada Kristus?  Apa yang Anda lakukan untuk mengatasinya?

TEKADKU
Ya Tuhan, tolonglah aku untuk sepenuhnya percaya akan karya penebusan-Mu.

TINDAKANKU
Dalam kesempatan terdekat, di Kebaktian Doa atau kepada seorang teman, aku akan bersaksi mengenai pengalaman imanku sebagai orang yang telah ditebus oleh Yesus Kristus, khususnya perubahan sikapku terhadap dosa.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«