suplemenGKI.com

Sabtu, 26 Mei 2012

25/05/2012
Saksi Injil

Saksi Injil

Filipi 1:1-11

Hidup Yang Berkenan Kepada Allah

 

Paulus pada waktu menuliskan surat ini, di dalam penjara, Paulus mengetahui keadaan jemaat Filipi dari rekan kerjanya Epafroditus. Epafroditus yang menemani sekaligus menjadi rekan kerja dari Paulus ketika ia di penjara.

  1. Apa yang diungkapkan Paulus mengenai keadaan jemaat Filipi?
  2. Mengapa Paulus mengucap syukur untuk jemaat Filipi?
  3. Apa yang menjadi doa Paulus bagi jemaat Filipi?
  4. Apa yang dapat kita pelajari dari bagian ini?

 

Renungan:

Paulus mengucap syukur kepada Tuhan untuk jemaat Filipi yang setia mengadakan persekutuan dan tidak lupa memberitakan Injil. Paulus sadar bahwa Allahlah yang memulai pekerjaaanNya di Filipi dan itu terus berlangsung bahkan sampai akhir jaman. Bagi Paulus jemaat Filipi ada di dalam hatinya, Paulus senantiasa mengingat dan mendoakan jemaat Filipi supaya hidup dalam kasih karunia.

Paulus juga secara khusus mendoakan beberapa pokok doa, antara lain: Pertama, ia berdoa supaya kasih jemaat di Filipi semakin melimpah. Paulus berdoa supaya kasih jemaat Filipi tidak hanya dirasakan oleh anggota persekutuan saja, namun semakin hari semakin melimpah dan dapat dirasakan oleh orang yang ada diluar jemaatnya. Kedua, jemaat Filipi semakin melimpah dalam pengetahuan yang benar. Tidak dapat dipungkiri bahwa banyak ajaran-ajaran palsu yang berkembang dan merusak iman jemaat di Filipi, maka pengetahuan yang benar tentang Yesus Kristus mutlak di dapat bagi jemaat Filipi, supaya anggota jemaat tidak terombang-ambingkan oleh ajaran sesat. Ketiga, Paulus berdoa supaya jemaat Filipi diberi hikmat oleh Tuhan untuk membedakan mana yang baik dan yang berkenan kepada Tuhan.Banyaknya ajaran-ajaran yang muncul waktu itu membuat banyak jemaat Filipi menjadi bingung, mana yang harus diikuti. Maka Paulus berdoa supaya mereka diberi hikmat oleh Tuhan dapat membedakan mana yang benar dan salah. Keempat, Paulus berdoa supaya jemaat Filipi hidup dalam kesucian yang terus menerus sampai menjelang hari Kristus.Paulus berharap bahwa untuk menjaga hidup supaya berkenan kepada Tuhan harus hidup dalam kesucian, karena dengan kesucian hidup maka jemaat Filipi dapat menjauhkan diri dari berbuat dosa yang menjijikkan . Kelima, ia berdoa supaya jemaat Filipi menghasilkan buah kebenaran di dalam Yesus Kristus. Praktek sebagai orang percaya di dalam dunia ini akan dilihat dari hasilnya, maka orang yang pecaya dan terus menerus hidup dalam Kristus akan menghasilkan buah-buah yang lebat. Kalau orang percaya terus menghasilkan buah-buah kebenaran maka Tuhan akan dipermuliakan dalam hidupnya.

Bagaimana dengan kita sebagai anggota jemaat Tuhan? Apakah doa-doa Paulus juga menjadi pergumulan bagi hidup kekristenan kita? Sudahkah kita memberikan kasih yang dibutuhan dunia (orang lain)? Sudahkah kita berusaha menambahkan pengetahuan tentang Yesus Kristus dalam hidup ini? Hal ini bisa kita lakukan dengan mengikuti pemahaman Alkitab, persekutuan doa, ibadah-ibadah serta membaca dan merenungkan Alkitab setiap hari.

Sudahkah kita mempraktekkan hidup kudus di dunia ini? Allah menghendaki supaya anak-anakNya kudus karena Ia kudus adanya. Mari kita mempraktekkan hidup yang berkenan kepada Allah.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*