suplemenGKI.com

Bertumbuh Dalam Hikmat Tuhan

 

Bacaan:  Lukas 2: 39-52

 

Pengantar
Kalau kita senang menanam tumbuh-tumbuhan, pasti kita berharap tanaman yang kita tanam itu bertumbuh menjadi tinggi atau besar. Alangkah susahnya kalau tanaman yang kita tanam tidak tumbuh-tumbuh malah mau mati. Pertumbuhan dari sebuah tanaman pasti dinanti-nantikan oleh yang empunya tanaman, demikin juga kita sebagai orang yang percaya, di harapkan oleh Tuhan (Sang Pemiliki) untuk senantiasa bertumbuh di dalamNya.

 Pemahaman
Ayat 39-40, bahwa Yesus hidup bersama dengan orang tuaNya, apa yang dilakukan oleh orang tuaNya kepada Yesus?

Ayat 41-42, Apa yang dilakukan Yesus pada waktu usia 12 tahun?

Ayat 43-47, Apa yang terjadi pada Yesus, waktu orang Tuanya pulang ke Nazaret?

Ayat 48-52, Apa yang Yesus ungkapkan waktu berjumpa dengan orang tuanya?

Maria dan Yusuf tidak lupa membawa bayi Yesus ke Imam untuk disunatkan (Luk 2:21), mereka juga senantiasa membawa Yesus untuk merayakan hari Paskah setiap tahunnya di Yerusalem. Pada waktu Yesus berumur 12 tahun, seperti biasanya mereka merayakan hari Paskah ke Yerusalem, dalam perjalanan pulang ke Nazaret, Yesus tertinggal di Yerusalem. Hal ini membuat gelisah hati orang tuanya, sehingga mereka mencari Yesus ke rumah sanak-saudara mereka. Namun setelah dicari-cari tidak ditemukan, maka mereka memutuskan untuk mencarinya di Yerusalem. Setelah 3 hari pencarian Yesus, maka mereka menemukan Yesus berada di Bait Allah bersama-sama dengan para ulama.Dalam perbincangan Yesus dengan para ulama, diakui oleh para ulama bahwa Yesus sangat cerdas dalam memberikan jawaban kepada mereka.

Dan kepada orang tuanya dengan tegas Yesus menyatakan bahwa DiriNya harus berada di bait Allah. Namun demikian Yesus tidak menolak untuk diajak kembali ke Nazaret dan tetap hidup dibawah asuhan orang tuanya. Yesus secara fisik bertumbuh, demikian juga secara rohani Yesus juga bertumbuh dalam hikmat Tuhan.

Refleksi
Renungkan pertumbuhan kerohanian kita? Ambil waktu untuk menulis apa saja yang membuat saya bertumbuh atau tidak dalam rohani saya?

Tekadku
Aku akan memberi waktu untuk pertumbuhan rohaniku. Aku akan menambah waktu doaku setiap hari

Tindakanku
Aku akan membaca Alkitab dengan tidak tergesa-gesa dan lebih dihayati. Aku ambil luang untuk berdoa dengan sungguh-sungguh.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«