suplemenGKI.com

Sabtu, 26 April 2014

25/04/2014

Kehadiran-NYA membawa damai sejahtera

 

Bacaan : Yohanes 20 : 19 – 23

 

PENGANTAR
Seperti ayam kehilangan Induk, begitulah kiasan yang paling cocok dengan suasana para murid setelah secara fisik tidak bersama Tuhan Yesus lagi. Kejadian demi kejadian yang berubah dengan cepat , mulai dari Yesus yang dielu-elukan, berbalik dihujat , ditangkap, diadili, disalibkan, mati, hingga hilang dari kubur. Membuat  mereka begitu dicekam ketakutan dan tidak tahu harus berbuat apa. Mereka begitu takutnya hingga hanya bisa terpaksa berkumpul bersama, senasib dan mengurung diri dengan pintu yang terkunci.

PEMAHAMAN

1.      Apa yang dilakukan Tuhan Yesus saat itu ?
2.      Apa maksud Tuhan Yesus menunjukkan tangan dan lambung-NYA ?3.      Apa tujuan Tuhan Yesus selanjutnya ?

Pada saat ketakutan mencekam para murid. yang dilakukan Tuhan Yesus saat itu sangat luar biasa. Tuhan Yesus yang tiba-tiba muncul dan mengucapkan salam “Damai sejahtera bagi kamu”, benar-benar merupakan obat mujarab. Apalagi disambung dengan menunjukkan bekas luka di tangan dan lambungNya kepada para murid.

Tuhan Yesus sengaja meyakinkan para murid bahwa Dia sudah bangkit, dengan memberi salam “Damai sejahtera bagi kamu” , Dan yang kedua, ucapan Yesus adalah untuk menguatkan bahwa kehadiranNya adalah untuk membagikan damai sejahtera.

Namun damai sejahtera ini bukan untuk dinikmati sendiri , harus dibagikan kepada orang lain. Jelas di ayat 21 dikatakan, “Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu.”

Tuhan Yesus mengutus para murid untuk memberitakan kabar keselamatan agar membawa damai sejahtera bagi semua orang.

Untuk memperteguh pengutusan itu Tuhan Yesus melengkapi mereka  dengan kuasa melalui cara mengembusi mereka dan berkata, “Terimalah Roh Kudus, jikalau kamu mengampuni dosa orang, dosanya diampuni, dan jikalau kamu menyatakan dosa orang tetap ada, dosanya tetap ada.”
Apakah kita menyadari pengutusan itu juga berlaku untuk kita ?

REFLEKSI
Mari kita renungkan, apakah kehadiran kita sebagai pengikut Kristus sudah memberi damai sejahtera bagi orang disekeliling kita ? Mulailah kepada orang terkasih yang terdekat dan lanjutkan kepada orang yang lain

TEKADKU
Mulai sekarang aku bukan hanya memberi salam damai sejahtera kepada orang yang kutemui , tapi juga berusaha menjaga sikap selanjutnya agar orang benar-benar merasakan damai sejahtera setelah bertemu aku.

TINDAKANKU
Pagi ini aku akan beri salam damai sejahtera kepada keluarga dan orang kantorku , dan menjaga sikap agar benar benar ada Kristus yang nampak dikehidupanku.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«