suplemenGKI.com

PELAYAN YANG BERKENAN KEPADANYA

Titus 1:1-16

 

Pengantar

Menjadi seorang pelayan bukanlah hal yang mudah, banyak hal yang harus ia perhatikan. Apalagi menjadi pelayan Tuhan dalam sebuah jemaat. Tentunya memilih orang –orang yang mau melayani Tuhan juga tidak boleh asal pilih dan asal mau. Maka Paulus sebagai hamba Tuhan yang berpengalaman dengan berbagai jemaat yang ada, ingin memberikan nasihat kepada anak rohaninya yaitu Titus, untuk menggembalakan sebuah jemaat.

Pemahaman
Ay 1-4,        Pemahaman apakah yang ingin dibangun oleh Paulus kepada Titus?
Ay 5-9,        Apa yang menjadi syarat bagi seorang pelayan Tuhan?
Ay 10-14,   Apa yang sudah terjadi di jemaat Kreta?
Ay 15-16,   Apa yang ingin Paulus katakan terhadaporang-orang yang percaya?

Paulus ingin membangun pemahaman bahwa menjadi pelayan Tuhan itu adalah menjadi hamba Tuhan, yang siap akan pengetahuan yang benar dan ibadah yang benar dihadapan Tuhan. Paulus juga memberikan prinsip-prinsip membangun jemaat Tuhan yang benar dan berkenan kepadaNya. Maka Titus diharapkan dapat memilih orang-orang yang akan mendampinginya dalam pelayanan jemaat. Orang yang akan melayani sebaiknya memenuhi syarat-syarat sebagai berikut: memiliki hubungan keluarga yang sehat secara jasmani dan rohani, hubungan suami-istri harmonis, hubungan antara anak-anak dan orang tua juga baik. Memiliki juga hubungan dengan masyarakat yang baik, tidak pemarah namun peramah, memiliki norma-norma beretika dengan baik, suka menolong orang lain, dan sanggup menjaga ajaran agama dengan baik dan benar.

Syarat-syarat menjadi pelayan Tuhan perlu diungkapkan oleh Paulus karena masyarakat Kreta hidupnya tidak tertib bahkan cenderung menyesatkan jemaat Kreta. Orang-orang Kreta lebih membanggakan tanda-tanda lahiriah seperti sunat, namun hidup mereka jauh dari kebenaran Injil.

Mereka lebih membanggakan dongeng-dongeng yang ada dari pada hidup dalam terang Injil, sehingga hidup mereka berpaling dari kebenaran yang ada dan mereka menajiskan dirinya sendiri karena mereka tidak menjaga kesucian hidup.

Orang-orang Kreta dikenal sebagai orang yang mengenal Tuhan, namun praktek hidup mereka justru tidak mencerminkan sebagai orang yang mengenal Tuhan. Hidup dalam kedurhakaan, menyangkal Tuhan dan bahkan tidak mampu berbuat yang baik.

Maka Paulus berharap jemaat di Kreta hidupnya jelas sebagai pengikut Kristus dan berani menjauhkan diri dari pergaulan yang menyesatkan, supaya kebenaran Injil senantiasa muncul dalam jemaat di Kreta.

Refleksi
Ambil waktu sejenak untuk merenungkan: Apakah selama ini saya telah menjadi pelayan Tuhan yang berkenan kepadaNya?

Tekad
Ya Tuhan Yesus, sering kali kami hanya menjadi pelayan Tuhan dengan ukuran dan standar kami sendiri. Bahkan kami merasa bangga kalau kami sudah lebih baik dari teman kami. Kami tidak memakai standar apakah kami berkenan kepadaMu? Ampuni dan perbaharui kami ya Tuhan!

Tindakan
Mengintrospeksi diri apakah sudah menjadi pelayan Tuhan yang berkenan kepadaNya? Hari ini melakukan hal yang baik.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«