suplemenGKI.com

Efesus 1:18-23

MENJADI TUBUH KRISTUS

 

Pengantar
Dipilih dan dipanggil menjadi orang Kristen dan pengikut Kristus adalah sebuah anugerah yang terindah. Demikian pula ketika kita yang dipilih dan dipanggil dipersatukan dalam persekutuan gereja yang adalah tubuh Kristus adalah sebuah hal yang luar biasa. Namun sadarkah kita dibalik semuanya itu ada tantangan besar yang harus dihadapi?

Pemahaman

Ayat 18-23           Pengharapan apakah yang terkandung dalam panggilan sebagai pengikut Kristus?

Jemaat Efesus bertumbuh dalam berbagai tantangan. Ada berbagai ajaran yang menyesatkan jemaat dan bahkan ada pihak-pihak yang berusaha memecah belah jemaat. Paulus menyadari akan keadaan tersebut dan berusaha untuk memberikan kekuatan bagi mereka dengan mengingatkan akan peran dan panggilan sebagai jemaat Kristus.

Paulus melalui suratnya, mengungkapkan doa yang berisi permohonan agar jemaat Efesus semakin kuat dalam pengharapan mereka kepada Kristus. Oleh karena itu, Paulus memohon agar Allah menerangi hati mereka sehingga jemaat Efesus semakin menaruh pengharapan kepada Kristus (ay. 18). Paulus mengingatkan bahwa Kristus sungguh berkuasa melebihi apa pun yang ada di dunia (ay. 19-21), sehingga jemaat hendaknya tidak mudah digoyahkan oleh ajaran lain yang menyesatkan.

Bahkan terlebih daripada itu, Paulus juga menyatakan bahwa Kristus adalah Kepala bagi jemaat dan jemaat adalah tubuh Kristus. Oleh karena itu, hidup kita terpanggil untuk berpadanan kepada Kristus. Karena tanpa Kristus, hidup kita akan menjadi sia-sia. Dan jemaat juga terpanggil untuk hidup melakukan kehendak Kristus karena kita adalah tubuhNya. Melalui kita, kehendak Allah akan menjadi nyata di dunia. Dan sebagai tubuh kita diajak untuk menyadari bahwa setiap anggota tubuh punya fungsi yang berbeda tapi tetap merupakan sebuah kesatuan.  Demikian juga sebagai jemaat, kita mungkin berbeda tapi setiap kita terpanggil untuk melakukan satu tugas panggilan yang sama yaitu memberitakan Injil Kristus kepada dunia.

Lewat tulisan Paulus, kita sebagai jemaat Tuhan di masa kini, juga terpanggil untuk menyadari bahwa Kristus adalah sumber pengharapan kita. Memang sebagai umat Tuhan kita tidak akan sepenuhnya bebas dari masalah dan tantangan. Kadang  tantangan itu datang dari dalam diri kita atau dari dalam kehidupan kita bersama jemaat yang lain. Baik perpecahan maupun ajaran-ajaran yang menyesatkan kita. Namun, dalam segala tantangan itu kita terpanggil untuk mewujudkan peran kita sebagai tubuh Kristus. Kita menjadikan Kristus, sumber pengharapan kita dan melalui kekuatan yang Kristus berikan kita kerjakan yang terbaik dalam setiap peran kita di dunia.

Refleksi
Sungguhkah kita menaruh pengharapan kita kepada Kristus? Sudahkah kita melakukan peran kita sebagai tubuh Kristus lewat segala kebaikan yang kita tunjukkan dalam kehidupan kita?

Tekadku
Ya Allah mampukan kami untuk tetap berpengharapan kepada Allah dalam segala tantangan kehidupan dan kuatkanlah iman kami sehingga kami sungguh melakukan kehendak Allah di dalam hidup kami.

Tindakanku
Tekun dalam doa dan semakin memperkaya diri dengan firman dan bacaan rohani yang menguatkan iman.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*